10.000 dolar bagi penemu celah keamanan Instagram
Rabu, 4 Mei 2016 16:41 WIB
Layanan berbagi foto Instagram (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Helsinki (ANTARA Sumsel) - Seorang anak lelaki berusia 10 tahun di Finlandia mendapat 10.000 dolar AS dari Instagram setelah menemukan celah keamanan dalam layanan tersebut menurut laporan harian Finlandia, Iltalehti, Selasa (3/5).
Bocah lelaki yang dilaporkan bernama Jani itu menemukan kerentanan keamanan dalam aplikasi Instagram, layanan berbagi foto di Internet milik Facebook, Maret tahun ini menurut surat kabar tersebut.
Ia mendapati bahwa ia bisa menghapus komentar orang lain ketika memasukkan kode jahat ke dalam kolom komentar di dalam aplikasi itu.
Jani memberitahu Instagram mengenai kekurangan teknis tersebut melalui surel. Setelah beberapa hari, Instagtram menjawab surel Jani, memberitahu bahwa masalah tersebut sudah diperbaiki. Sebagai hadiah, ia mendapat 10.000 dolar AS dari Instagram.
Anak lelaki itu mengaku sudah tertarik dengan permainan sandi selama bertahun-tahun. Ia membangun ketrampilannya bersama saudara kembarnya.
Ayah Jani mengatakan ia sangat terkejut mengetahui putranya telah belajar demikian banyak mengenai keamanan data dan sandi.
Anak lelaki tersebut mengatakan ia bermimpi menjadi ahli keamanan informasi pada masa depan. "Itu pekerjaan impian saya. Keamanan sangat penting," kata Jani sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua. (Uu.C003)
Bocah lelaki yang dilaporkan bernama Jani itu menemukan kerentanan keamanan dalam aplikasi Instagram, layanan berbagi foto di Internet milik Facebook, Maret tahun ini menurut surat kabar tersebut.
Ia mendapati bahwa ia bisa menghapus komentar orang lain ketika memasukkan kode jahat ke dalam kolom komentar di dalam aplikasi itu.
Jani memberitahu Instagram mengenai kekurangan teknis tersebut melalui surel. Setelah beberapa hari, Instagtram menjawab surel Jani, memberitahu bahwa masalah tersebut sudah diperbaiki. Sebagai hadiah, ia mendapat 10.000 dolar AS dari Instagram.
Anak lelaki itu mengaku sudah tertarik dengan permainan sandi selama bertahun-tahun. Ia membangun ketrampilannya bersama saudara kembarnya.
Ayah Jani mengatakan ia sangat terkejut mengetahui putranya telah belajar demikian banyak mengenai keamanan data dan sandi.
Anak lelaki tersebut mengatakan ia bermimpi menjadi ahli keamanan informasi pada masa depan. "Itu pekerjaan impian saya. Keamanan sangat penting," kata Jani sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua. (Uu.C003)
Pewarta :
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Facebook, WhatsApp, Tiktok jadi aplikasi terbanyak dibagi di Share-it
26 February 2023 8:59 WIB, 2023
Aplikasi Instagram mungkinkan pengguna belanja langsung via pesan langsung
19 July 2022 11:15 WIB, 2022
Belum daftar PSE, Google, Facebook, dan Twitter terancam diblokir di Indonesia
18 July 2022 11:41 WIB, 2022