Warga berharap mushalah tidak digusur
Selasa, 12 April 2016 10:30 WIB
Mushalah Al Falah yang berada di kompleks SD Negeri 120 Palembang. (Foto Antarasumsel.com/16/Dolly Rosana)
Palembang (Antara) - Warga di lingkungn SD Negeri 120 Palembang mengharapkan rencana pembangunan gedung baru tidak menggusur mushalah yang berada halaman sekolah tersebut.
Salah seorang perwakilan warga Fahrurrozi di Palembang, Senin, mengatakan, warga pada prinsipnya mendukung rencana pemerintah untuk membangun gedung SD dua lantai tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Namun, jika memungkinkan, warga berharap tetap mempertimbangkan keberadaan mushalah yang perenovasiannya pada 2012 menggunakan dana swakelola masyarakat.
"Sudah ada komunikasi dengan kepala sekolah mengenai keinginan ini dan sudah dijanjikan akan disampaikan ke Diknas karena ini adalah wujud kepedulian masyarakat terhadap keterbatasan fasilitas sekolah. Jika diamati, tidak banyak, SD yang punya musholah," kata dia.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 120 Palembang Meida Aritonang mengatakan bahwa pemeritah kota berencana membangun gedung baru untuk merespon tingginya minat warga setempat untuk menyekolahkan anaknya di SD tersebut.
"Setiap tahun ada sekitar 200 anak yang mendaftar sementara daya tampung hanya 150 anak. Selain itu dengan gedung baru dua lantai ini diharapkan, anak-anak tidak perlu ada yang sekolah sore sehingga pada sore hari bisa difokuskan untuk kegiatan ekstra," kata dia.
Mengenai musholah yang rencananya akan tergusur oleh pembangunan tersebut, Meida mengatakan akan mengusulkan ke pemerintah untuk dibagun di lokasi lain sebagai gantinya.
"Posisi musholah memang berada di tengah-tengah, jadi mungkin sulit untuk mensiasatinya meski saya belum melihat gambar rancangannya dari pemerintah. Jadi jika pun tidak bisa dipertahankan maka akan diusulkan untuk dipindahkan ke lokasi lain saja," kata dia.
Pemerintah berencana memperbaiki sarana dan prasarana sekolah dengan jumlah murid mencapai 769 siswa.
Menurut Meida, rencana itu dirasa tepat karena belum lama ini tembok sekolah sepanjang 35 meter roboh karena diterpa banjir.
Salah seorang perwakilan warga Fahrurrozi di Palembang, Senin, mengatakan, warga pada prinsipnya mendukung rencana pemerintah untuk membangun gedung SD dua lantai tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Namun, jika memungkinkan, warga berharap tetap mempertimbangkan keberadaan mushalah yang perenovasiannya pada 2012 menggunakan dana swakelola masyarakat.
"Sudah ada komunikasi dengan kepala sekolah mengenai keinginan ini dan sudah dijanjikan akan disampaikan ke Diknas karena ini adalah wujud kepedulian masyarakat terhadap keterbatasan fasilitas sekolah. Jika diamati, tidak banyak, SD yang punya musholah," kata dia.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 120 Palembang Meida Aritonang mengatakan bahwa pemeritah kota berencana membangun gedung baru untuk merespon tingginya minat warga setempat untuk menyekolahkan anaknya di SD tersebut.
"Setiap tahun ada sekitar 200 anak yang mendaftar sementara daya tampung hanya 150 anak. Selain itu dengan gedung baru dua lantai ini diharapkan, anak-anak tidak perlu ada yang sekolah sore sehingga pada sore hari bisa difokuskan untuk kegiatan ekstra," kata dia.
Mengenai musholah yang rencananya akan tergusur oleh pembangunan tersebut, Meida mengatakan akan mengusulkan ke pemerintah untuk dibagun di lokasi lain sebagai gantinya.
"Posisi musholah memang berada di tengah-tengah, jadi mungkin sulit untuk mensiasatinya meski saya belum melihat gambar rancangannya dari pemerintah. Jadi jika pun tidak bisa dipertahankan maka akan diusulkan untuk dipindahkan ke lokasi lain saja," kata dia.
Pemerintah berencana memperbaiki sarana dan prasarana sekolah dengan jumlah murid mencapai 769 siswa.
Menurut Meida, rencana itu dirasa tepat karena belum lama ini tembok sekolah sepanjang 35 meter roboh karena diterpa banjir.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota MPR RI 'Yuk Cici' gelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SDN 2 Bayung Lencir
03 February 2026 19:01 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SDN 1 Simpang Bayat Bayung Lencir
21 December 2025 8:37 WIB
Edukasi sadar bencana, Pertagas OSSA latih siswa SDN 11 Muara Enim hadapi risiko darurat sejak usia dini
31 October 2025 15:28 WIB
Latihan gabungan Super Garuda Shield 2025 renovasi SDN 2 Peracak OKU Timur Sumsel
03 September 2025 21:03 WIB
Surat kaleng anak-anak terkait Program MBG, pemerintah respon positif
19 January 2025 2:00 WIB, 2025
Kabar sidang guru di Konsel, saksi ungkap guru Supriyani dipaksa mengaku
30 October 2024 23:39 WIB, 2024
Plafon-atap rusak dan ganggu proses belajar, SDN 18 Kayugung segera diperbaiki
15 March 2024 20:41 WIB, 2024
Kodam II/Sriwijaya gelar program cegah stunting di SDN 16 Palembang
24 November 2023 21:02 WIB, 2023
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB