Disperindag pastikan tidak ada pembagian timbangan gratis
Selasa, 22 Maret 2016 13:53 WIB
Ilustrasi - Timbangan pedagang (FOTO ANTARA)
Baturaja, (ANTARA Sumsel) - Dinas Perindustrian Perdagangan Koprasi dan UKM Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memastikan pada 2016 tidak ada pembagian timbangan gratis untuk para pedagang di wilayah itu.
"Tahun ini kami tidak membagikan timbangan atau alat takar gratis untuk pedagang di pasar," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koprasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Ogan Komering Ulu (OKU) Dharmawan Arianto melalui Kepala UPTD Metrologi Harsudin di Baturaja, Selasa.
Ia mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada lagi pembagian timbangan standar secara gratis yang akan diberikan kepada pedagang di wilayah itu, pedagang masih memakai alat menimbang berbahan plastik.
Harsudin mengemukakan, selama dua tahun yaitu pada 2013-2014, Metrologi Provinsi Sumsel membagikan 200 unit timbangan standar secara gratis untuk para pedagang di Pasar Lubuk Raja dan Peninjauan OKU.
"Pedagang masih menggunakan timbangan plastik. Jadi kami pastikan tahun ini tidak ada lagi pembagian timbangan gratis," tegasnya.
Ia menjelaskan, tujuan pemerintah membagikan timbangan supaya para pedagang menggunakan alat menimbang yang sesuai dengan standar perdagangan.
Sebab, kalau timbangan plastik, selain tidak pas, juga hanya digunakan untuk menimbang jenis makanan, bukan berniaga barang dagangan lainnya.
"Fungsi timbangan plastik sudah jelas dituliskan produsen diproduknya untuk menimbang kue, tapi pedagang tidak mengikuti aturan," jelasnya.
Menurut dia, sudah melakukan tera ulang timbangan para pedagang wilayah itu dan memberikan teguran bagi yang melanggar aturan.
"Tahun ini kami tidak membagikan timbangan atau alat takar gratis untuk pedagang di pasar," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koprasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Ogan Komering Ulu (OKU) Dharmawan Arianto melalui Kepala UPTD Metrologi Harsudin di Baturaja, Selasa.
Ia mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada lagi pembagian timbangan standar secara gratis yang akan diberikan kepada pedagang di wilayah itu, pedagang masih memakai alat menimbang berbahan plastik.
Harsudin mengemukakan, selama dua tahun yaitu pada 2013-2014, Metrologi Provinsi Sumsel membagikan 200 unit timbangan standar secara gratis untuk para pedagang di Pasar Lubuk Raja dan Peninjauan OKU.
"Pedagang masih menggunakan timbangan plastik. Jadi kami pastikan tahun ini tidak ada lagi pembagian timbangan gratis," tegasnya.
Ia menjelaskan, tujuan pemerintah membagikan timbangan supaya para pedagang menggunakan alat menimbang yang sesuai dengan standar perdagangan.
Sebab, kalau timbangan plastik, selain tidak pas, juga hanya digunakan untuk menimbang jenis makanan, bukan berniaga barang dagangan lainnya.
"Fungsi timbangan plastik sudah jelas dituliskan produsen diproduknya untuk menimbang kue, tapi pedagang tidak mengikuti aturan," jelasnya.
Menurut dia, sudah melakukan tera ulang timbangan para pedagang wilayah itu dan memberikan teguran bagi yang melanggar aturan.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelaku UKM di Palembang dibantu pemerintah dalam pendaftaran merek dagang
03 December 2025 19:22 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB