Mendes: jaga kedaulatan dengan transmigrasi
Jumat, 19 Februari 2016 14:15 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar (Foto Antarasumsel.com/15/Evan Ervani)
Jakarta, (ANTARA Sumsel) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar mengatakan program transmigrasi berperan penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.
"Terutama program transmigrasi ke daerah perbatasan," ujar Mendes di Jakarta, Jumat.
Pada 2016, lanjut dia, pihaknya melakukan transmigrasi di wilayah perbatasan Kalimantan. Pihaknya menargetkan sedikit dua juta hektare untuk kawasan transmigrasi di Kalimantan.
"Untuk tahun berikutnya, kita fokuskan di Papua atau NTT dan daerah-daerah perbatasan lainnya," jelas dia.
Kemendes PDTT telah melakukan sinergitas program dengan kementerian atau lembaga negara serta pemerintah daerah setempat.
"Alhamdulillah komunikasi kita sangat baik dan kondusif dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Agraria. Kami sepakat mana tanah yang di lepaskan mana yang tidak di lepaskan," tutur dia.
Selain akan menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, transmigrasi secara terpadu juga akan menyerap tenaga kerja baru dan memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif serta bisa melahiran kawasan-kawasan kota terpadu.
"Ini luar biasa, ini karya sejarah sepanjang Republik ini berdiri," cetus dia.
Kemendes PDTT mengharapkan dana untuk transmigrasi semakin meningkat mengingat pentingnya program tersebut.
"Untuk sementara, karena dananya yang minim maka kita dorong dengan transmigrasi lokal, namanya Desa Pugar," tukas dia.
"Terutama program transmigrasi ke daerah perbatasan," ujar Mendes di Jakarta, Jumat.
Pada 2016, lanjut dia, pihaknya melakukan transmigrasi di wilayah perbatasan Kalimantan. Pihaknya menargetkan sedikit dua juta hektare untuk kawasan transmigrasi di Kalimantan.
"Untuk tahun berikutnya, kita fokuskan di Papua atau NTT dan daerah-daerah perbatasan lainnya," jelas dia.
Kemendes PDTT telah melakukan sinergitas program dengan kementerian atau lembaga negara serta pemerintah daerah setempat.
"Alhamdulillah komunikasi kita sangat baik dan kondusif dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Agraria. Kami sepakat mana tanah yang di lepaskan mana yang tidak di lepaskan," tutur dia.
Selain akan menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, transmigrasi secara terpadu juga akan menyerap tenaga kerja baru dan memanfaatkan lahan-lahan yang kurang produktif serta bisa melahiran kawasan-kawasan kota terpadu.
"Ini luar biasa, ini karya sejarah sepanjang Republik ini berdiri," cetus dia.
Kemendes PDTT mengharapkan dana untuk transmigrasi semakin meningkat mengingat pentingnya program tersebut.
"Untuk sementara, karena dananya yang minim maka kita dorong dengan transmigrasi lokal, namanya Desa Pugar," tukas dia.
Pewarta : Indriani
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendes: Peserta TEKAD harus praktikan materinya untuk pembangunan desa
15 November 2023 12:57 WIB, 2023
Mendes PDTT: Penggunaan Dana Desa untuk BLT disesuaikan dengan jumlah warga miskin
14 February 2022 7:32 WIB, 2022
Mendes PDTT klaim Program PKTD sangat efektif turunkan pengangguran di desa
24 October 2020 9:41 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB