Legislator: pengembangan eks RS Ernaldi Bahar berlanjut
Kamis, 11 Februari 2016 13:48 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan M Yansuri (Foto Antarasumsel.com/Susilawati/15)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan M Yansuri berharap pengembangan lahan eks Rumah Sakit Ernaldi Bahar dengan sistem bangun guna serah (BOT) dapat berlanjut karena azas manfaatnya.
"Harapan kita itu dapat diteruskan karena azas manfaatnya. Bila perlu minta perpanjangan waktu dalam pembahasan pengembangan rumah sakit tersebut," kata Yansuri di Palembang, Rabu.
Pihaknya juga meminta Pemprov melengkapi berkas dan pertanyaan dapat disampaikan secara tertulis, serta persyaratan administrasi, dan ukuran lahan.
Yansuri yang juga koordinator Panitia Khusus I DPRD Sumsel membahas BOT pengembangan lahan eks Rumah Sakit Ernaldi Bahar menjelaskan, jika nantinya tidak memenuhi persyaratan yang diminta tentu akan dilakukan tender ulang.
"Kita ingin itu dilaksanakan sebelum penyelenggaraan Asian Games ke 18 pada 2018 di Sumsel," ujarnya.
Sebelumnya Pansus I DPRD Sumsel itu juga sudah meninjau ke lapangan lokasi rumah sakit yang akan di BOT tersebut dan menanyakan titik koordinat pembangunannya.
Sementara Sekda Pemprov Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan titik koordinat nol itu dapat ditentukan saat membangun.
Pengembangan lahan eks Rumah Sakit Ernaldi Bahar itu seluas 40 ribu meter persegi selama 30 tahun dengan nilai investasi Rp837 miliar.
"Harapan kita itu dapat diteruskan karena azas manfaatnya. Bila perlu minta perpanjangan waktu dalam pembahasan pengembangan rumah sakit tersebut," kata Yansuri di Palembang, Rabu.
Pihaknya juga meminta Pemprov melengkapi berkas dan pertanyaan dapat disampaikan secara tertulis, serta persyaratan administrasi, dan ukuran lahan.
Yansuri yang juga koordinator Panitia Khusus I DPRD Sumsel membahas BOT pengembangan lahan eks Rumah Sakit Ernaldi Bahar menjelaskan, jika nantinya tidak memenuhi persyaratan yang diminta tentu akan dilakukan tender ulang.
"Kita ingin itu dilaksanakan sebelum penyelenggaraan Asian Games ke 18 pada 2018 di Sumsel," ujarnya.
Sebelumnya Pansus I DPRD Sumsel itu juga sudah meninjau ke lapangan lokasi rumah sakit yang akan di BOT tersebut dan menanyakan titik koordinat pembangunannya.
Sementara Sekda Pemprov Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan titik koordinat nol itu dapat ditentukan saat membangun.
Pengembangan lahan eks Rumah Sakit Ernaldi Bahar itu seluas 40 ribu meter persegi selama 30 tahun dengan nilai investasi Rp837 miliar.
Pewarta : Susilawati
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terkait OTT, KPK periksa wakil ketua dan anggota DPRD serta sespri Bupati OKU
15 April 2025 18:11 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB
DPR dan DPD targetkan RUU Daerah Kepulauan tuntas dan disahkan pada 2026
11 September 2026 20:57 WIB
Polda Sumsel gandeng 85 peserta didik Sespim Polri perkuat penanganan karhutla
10 September 2026 7:33 WIB
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB