Pusri jamin stok pupuk di Sumsel cukup
Jumat, 8 Januari 2016 11:01 WIB
Ilustrasi - Sejumlah pekerja tengah melakukan pengemasan di Pabrik Amonia PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - PT Pupuk Sriwidjaja menjamin stok urea di wilayah Sumatera Selatan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam tahap kedua sekarang ini.
"Stok pupuk urea bersubsidi di lini tiga atau tingkat kabupaten sekarang ini tersedia 12.500 ton atau berada di atas ketentuan sebesar 9.600 ton," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Sulfa Ghanie, di Palembang, Kamis.
Menurutnya, dalam menghadapi musim tanam tahap kedua yang mulai dilakukan sejak awal Oktober 2015 hingga Maret 2016, petani yang tergabung dalam kelompok tani tidak perlu khawatir terjadi kekurangan pupuk urea karena stok yang tersedia di sentra produksi pertanian saat ini jumlahnya melebihi dari kebutuhan normal.
"Seluruh kabupaten yang menjadi tanggung jawab pemenuhan kebutuhan pupuk petaninya oleh PT Pusri sekarang tersedia cukup banyak atau sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain di wilayah Sumsel, pihaknya juga menjamin kebutuhan pupuk di delapan provinsi lainnya seperti Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk memenuhi kebutuhan pupuk urea selama musim tanam tahap kedua hingga Maret nanti, pihaknya terus berupaya menambah stok yang ada sehingga kegiatan penanaman bisa berjalan lancar.
Penambahan stok pupuk sangat memungkinkan karena hingga kini produksi keempat pabrik urea yang ada di Kota Palembang berjalan normal.
Sementara mengenai kegiatan pengiriman pupuk ke seluruh sentara produksi pertanian dalam wilayah Sumsel dan delapan provinsi yang menjadi wilayah kerja PT Pusri tersebut, sebagian daerah menggunakan jalur darat dan sebagian lagi seperti Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pengirimannya menggunakan kapal dari dermaga Sungai Musi Palembang, kata Sulfa.
"Stok pupuk urea bersubsidi di lini tiga atau tingkat kabupaten sekarang ini tersedia 12.500 ton atau berada di atas ketentuan sebesar 9.600 ton," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Sulfa Ghanie, di Palembang, Kamis.
Menurutnya, dalam menghadapi musim tanam tahap kedua yang mulai dilakukan sejak awal Oktober 2015 hingga Maret 2016, petani yang tergabung dalam kelompok tani tidak perlu khawatir terjadi kekurangan pupuk urea karena stok yang tersedia di sentra produksi pertanian saat ini jumlahnya melebihi dari kebutuhan normal.
"Seluruh kabupaten yang menjadi tanggung jawab pemenuhan kebutuhan pupuk petaninya oleh PT Pusri sekarang tersedia cukup banyak atau sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain di wilayah Sumsel, pihaknya juga menjamin kebutuhan pupuk di delapan provinsi lainnya seperti Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk memenuhi kebutuhan pupuk urea selama musim tanam tahap kedua hingga Maret nanti, pihaknya terus berupaya menambah stok yang ada sehingga kegiatan penanaman bisa berjalan lancar.
Penambahan stok pupuk sangat memungkinkan karena hingga kini produksi keempat pabrik urea yang ada di Kota Palembang berjalan normal.
Sementara mengenai kegiatan pengiriman pupuk ke seluruh sentara produksi pertanian dalam wilayah Sumsel dan delapan provinsi yang menjadi wilayah kerja PT Pusri tersebut, sebagian daerah menggunakan jalur darat dan sebagian lagi seperti Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pengirimannya menggunakan kapal dari dermaga Sungai Musi Palembang, kata Sulfa.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri gelar Pesta Rakyat HUT ke-81 RI bersama warga Kampung Sehati Palembang
19 August 2026 10:47 WIB
Pusri gelar aksi bersih lingkungan di Kampung Sehati Palembang, kumpulkan 2 ton sampah
06 June 2026 23:15 WIB
Pusri Palembang salurkan bantuan kebutuhan pokok korban kebakaran Kelurahan 1 Ilir
13 May 2026 12:14 WIB
Dorong produktivitas pertanian, Pusri edukasi petani terkait pemupukan berimbang
15 April 2026 21:36 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025