Pertalite tersedia di 968 SPBU
Rabu, 7 Oktober 2015 11:57 WIB
Petugas SPBU mengisikan BBM Pertalite ke kendaraan roda dua pada hari pertama peluncuran Pertalite di SPBU Coco Kenten Palembang, Sumsel. (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/15/den)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Bahan bakar minyak jenis pertalite tersedia di 968 stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia dengan peluncuran BBM tersebut di Sumatera bagian selatan.
"Dengan kehadiran pertalite di Sumbagsel (Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu), hingga hari ini bahan bakar dengan RON 90 itu sudah tersedia di 968 SPBU," kata Retail Fuel Marketing Manager Region PT Pertamina Sumbagsel Agus Taufik Harahap di Palembang, Selasa.
Menurut dia, secara nasional Pertamina menargetkan pertalite dijual di 1.500 SPBU di seluruh Indonesia sampai dengan akhir 2015.
Ia menjelaskan, bahan bakar itu dijual dengan harga Rp8.500 per liter untuk Sumatera Selatan, Jambi dan Lampung, sedangkan Bangka Belitung dan Bengkulu Rp8.300 per liter.
Ia mengatakan, perbedaan harga jual pertalite itu, karena pengenaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor di daerah masing-masing.
Kalau di Bengkulu dan Bangka Belitung untuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor itu lima persen, sedangkan di Sumsel, Jambi dan Lampung sebesar 7,5 persen, karena itulah harganya berbeda, ujarnya.
Ia menyatakan, pertalite ini masuk dalam kategori bahan bakar minyak (BBM) umum.
"Saya melihat konsumen di Sumsel ini animonya cukup baik dan pertalite diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," tuturnya.
Ia menyampaikan, kalau pertalite itu diproduksi di dalam negeri dan untuk di Sumsel diproduksi dari kilang Plaju, Palembang.
Untuk wilayah Sumsel pertalite itu baru diluncurkan di enam SPBU Kota Palembang yakni SPBU AKBP Cek Agus Kenten, SPBU Veteran, SPBU Soekarno Hatta, SPBU R Sukamto, KH Wahid Hasyim dan SPBU Demang Lebar Daun.
"Dengan kehadiran pertalite di Sumbagsel (Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu), hingga hari ini bahan bakar dengan RON 90 itu sudah tersedia di 968 SPBU," kata Retail Fuel Marketing Manager Region PT Pertamina Sumbagsel Agus Taufik Harahap di Palembang, Selasa.
Menurut dia, secara nasional Pertamina menargetkan pertalite dijual di 1.500 SPBU di seluruh Indonesia sampai dengan akhir 2015.
Ia menjelaskan, bahan bakar itu dijual dengan harga Rp8.500 per liter untuk Sumatera Selatan, Jambi dan Lampung, sedangkan Bangka Belitung dan Bengkulu Rp8.300 per liter.
Ia mengatakan, perbedaan harga jual pertalite itu, karena pengenaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor di daerah masing-masing.
Kalau di Bengkulu dan Bangka Belitung untuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor itu lima persen, sedangkan di Sumsel, Jambi dan Lampung sebesar 7,5 persen, karena itulah harganya berbeda, ujarnya.
Ia menyatakan, pertalite ini masuk dalam kategori bahan bakar minyak (BBM) umum.
"Saya melihat konsumen di Sumsel ini animonya cukup baik dan pertalite diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," tuturnya.
Ia menyampaikan, kalau pertalite itu diproduksi di dalam negeri dan untuk di Sumsel diproduksi dari kilang Plaju, Palembang.
Untuk wilayah Sumsel pertalite itu baru diluncurkan di enam SPBU Kota Palembang yakni SPBU AKBP Cek Agus Kenten, SPBU Veteran, SPBU Soekarno Hatta, SPBU R Sukamto, KH Wahid Hasyim dan SPBU Demang Lebar Daun.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kronologi tiga pegawai SPBU dianiaya oknum aparat, berawal dari tolak isi Pertalite
23 February 2026 19:49 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025