Wushu Sumsel incar tiket nomor baru PON
Selasa, 14 Juli 2015 14:49 WIB
Pertandingan wushu (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/I016)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Pengurus Provinsi Persatuan Wushu Indonesia Sumatera Selatan mengincar tiket ke Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat untuk nomor yang baru dipertandingkan yakni duilian kategori taolu pada prakualifikasi di Jakarta September 2015.
Pelatih Wushu Sumsel Ahmad Yani Syaeful di Palembang, Selasa, mengatakan, nomor duilian ini mempunyai tingkat kesulitan sendiri karena dimainkan secara berpasangan sehingga sangat membutuhkan kekompakan.
"Ini baru, dan saya melihat di sinilah peluangnya karena belum banyak daerah yang mau mengambil padahal jatah atletnya terbilang banyak," kata dia.
Namun, untuk meraih medali di PON mendatang pada nomor ini, Syaeful enggan menjamin karena belum membaca kekuatan dari daerah lain.
Atlet yang diturunkan yakni Nabila, Mey Diana, Irma Vivian, Haikal, Siraj dan Rohman juga belum begitu matang pada nomor duilian ini.
"Nanti di prakualifikasi PON akan terlihat posisi Sumsel di mana karena selama ini fokus pada nomor sanda," ujar dia.
Wushu Sumsel berencana menurunkan atlet terbaik pada Pra-PON Wushu di Bandung, September mendatang.
Pada kelas sanda, beberapa atlet yang diandalkan, yakni Sasli Rais, Rahmad Hidayat, Nurhadi, Linggar, dan Andre Pen.
"Terjadi perubahan dari sisi aturan berat badan nomor Sanda, tapi atlet sudah bisa beradaptasi karena pada Porprov di Lubuklinggau sudah diterapkan," kata dia.
Prestasi wushu Sumatera Selatan mengalami pasang surut dalam satu dekade terakhir.
Setelah sempat menorehkan satu medali emas pada PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur atas nama Irwanto, wushu Sumsel justru mengalami keterpurukan pada PON XVIII di Riau tahun 2012 dengan gagal menggondol medali.
Namun, pada PON Jabar, Pengprov PWI menargetkan medali.
"Setidaknya meraih medali, entah itu perunggu, perak, atau emas. Untuk PON Jabar belum bisa bicara muluk-muluk karena atlet yang ada mayoritas belum berpengalaman, namun di PON Papua 2020, optimistis meraih emas," kata dia.
Pelatih Wushu Sumsel Ahmad Yani Syaeful di Palembang, Selasa, mengatakan, nomor duilian ini mempunyai tingkat kesulitan sendiri karena dimainkan secara berpasangan sehingga sangat membutuhkan kekompakan.
"Ini baru, dan saya melihat di sinilah peluangnya karena belum banyak daerah yang mau mengambil padahal jatah atletnya terbilang banyak," kata dia.
Namun, untuk meraih medali di PON mendatang pada nomor ini, Syaeful enggan menjamin karena belum membaca kekuatan dari daerah lain.
Atlet yang diturunkan yakni Nabila, Mey Diana, Irma Vivian, Haikal, Siraj dan Rohman juga belum begitu matang pada nomor duilian ini.
"Nanti di prakualifikasi PON akan terlihat posisi Sumsel di mana karena selama ini fokus pada nomor sanda," ujar dia.
Wushu Sumsel berencana menurunkan atlet terbaik pada Pra-PON Wushu di Bandung, September mendatang.
Pada kelas sanda, beberapa atlet yang diandalkan, yakni Sasli Rais, Rahmad Hidayat, Nurhadi, Linggar, dan Andre Pen.
"Terjadi perubahan dari sisi aturan berat badan nomor Sanda, tapi atlet sudah bisa beradaptasi karena pada Porprov di Lubuklinggau sudah diterapkan," kata dia.
Prestasi wushu Sumatera Selatan mengalami pasang surut dalam satu dekade terakhir.
Setelah sempat menorehkan satu medali emas pada PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur atas nama Irwanto, wushu Sumsel justru mengalami keterpurukan pada PON XVIII di Riau tahun 2012 dengan gagal menggondol medali.
Namun, pada PON Jabar, Pengprov PWI menargetkan medali.
"Setidaknya meraih medali, entah itu perunggu, perak, atau emas. Untuk PON Jabar belum bisa bicara muluk-muluk karena atlet yang ada mayoritas belum berpengalaman, namun di PON Papua 2020, optimistis meraih emas," kata dia.
Pewarta : Oleh Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Raih perak untuk Sumsel, cedera Rahmad tak mungkinkan tampil di final
15 September 2024 16:28 WIB, 2024
Atlet wushu Harris Horatius raih emas ketiga Indonesia di Asian Games
26 September 2023 15:25 WIB, 2023
Timnas wushu Indonesia raih empat emas pada The FISU World University
04 August 2023 11:54 WIB, 2023
Atlet Jambi sumbang 11 medali bagi Kontingen Indonesia di SEA Games 2021
21 May 2022 12:25 WIB, 2022