Disperindag: Pasar Sumsel bebas beras plastik
Jumat, 29 Mei 2015 20:06 WIB
Kadisperindag Sumsel Permana (Foto: antarasumsel.com/Fenny Selly/15)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan meyakini bahwa pasar di daerah itu bebas dari peredaran beras plastik, karena berdasarkan hasil uji laboratorium, beras yang beredar ternyata bebas dari bahan plastik.
"Kami melakukan pengawasan dan pengujian sampel beras yang beredar di pasar, hasilnya semua jenis salah satu barang kebutuhan pokok itu bebas dari bahan plastik," kata Kepala Disperindag Sumsel M Permana di Palembang, Jumat.
Menurut dia, pengawasan sampel beras terus dilakukan di sejumlah pasar oleh Disperindag dimualai dari tanggal 12 hingga 26 Mei 2015 belum menemukan beras plastik.
Sebanyak 16 merek beras yang terhimpun dari pasar di antaranya beras cap jin, broken, selincah, oke, BCD, koki, gitan, arjuna, koki ramos, patin, dan selancar dinyatakan bersih.
Perusahaan pendistribusi beras yang mengirim ke sumsel juga tidak luput dari pengawasan Disperindag.
"Sejumlah supermarket juga sudah diperiksa," ungkap dia.
Laporan yang masuk dari kabupaten dan kota menunjukkan ketiadaan beras berbahan plastik yang cukup meresahkan masyarakat itu.
Perihal penemuan beras plastik di Pasar Kuto Palembang, pihaknya menyerahkan kepada kepolisian yang memeriksa dan melakukan pengujian pada beras beredar.
Ia mengimbau masyarakat di Sumatera Selatan agar dapat melaporkan bila ditemukan adanya beras plastik di pasaran.
Ia berharap, konsumen untuk lebih cerdas, cermat, dan kritis mengamati segala macam kejanggalan di pasar.
"Kami melakukan pengawasan dan pengujian sampel beras yang beredar di pasar, hasilnya semua jenis salah satu barang kebutuhan pokok itu bebas dari bahan plastik," kata Kepala Disperindag Sumsel M Permana di Palembang, Jumat.
Menurut dia, pengawasan sampel beras terus dilakukan di sejumlah pasar oleh Disperindag dimualai dari tanggal 12 hingga 26 Mei 2015 belum menemukan beras plastik.
Sebanyak 16 merek beras yang terhimpun dari pasar di antaranya beras cap jin, broken, selincah, oke, BCD, koki, gitan, arjuna, koki ramos, patin, dan selancar dinyatakan bersih.
Perusahaan pendistribusi beras yang mengirim ke sumsel juga tidak luput dari pengawasan Disperindag.
"Sejumlah supermarket juga sudah diperiksa," ungkap dia.
Laporan yang masuk dari kabupaten dan kota menunjukkan ketiadaan beras berbahan plastik yang cukup meresahkan masyarakat itu.
Perihal penemuan beras plastik di Pasar Kuto Palembang, pihaknya menyerahkan kepada kepolisian yang memeriksa dan melakukan pengujian pada beras beredar.
Ia mengimbau masyarakat di Sumatera Selatan agar dapat melaporkan bila ditemukan adanya beras plastik di pasaran.
Ia berharap, konsumen untuk lebih cerdas, cermat, dan kritis mengamati segala macam kejanggalan di pasar.
Pewarta : Oleh Feni Selli
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RS Polritemukan kekerasan benda tajam pada jenazah artis Sandy Permana
13 January 2025 10:11 WIB, 2025
Artis Sandy Permana ditemukan bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan
12 January 2025 19:55 WIB, 2025
Raih perak untuk Sumsel, cedera Rahmad tak mungkinkan tampil di final
15 September 2024 16:28 WIB, 2024
Ini kata Istana terkait dugaan pemukulan saat kunker Presiden di Samarinda
10 September 2024 9:49 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB