Sumsel gelar rakor perindustrian se Indonesia
Selasa, 6 Januari 2015 22:28 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel Permana ((Foto Antarasumsel.com/15/Dolly Rosana))
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi
(Rakor) Perindustrian se-Indonesia pada akhir Maret 2015.
"Kami akan menggelar rakor untuk menentukan arah kebijakan sektor industri di Indonesia," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), Permana di Palembang, Selasa.
Menurut dia, Rakor Perindustrian se-Indonesia itu penting bagi Pemprov Sumsel karena diharapkan akan menjadi pemicu munculnya industriawan di daerah itu.
"Kegiatan ini sudah pasti dilaksanakan karena anggarannya telah disiapkan oleh pusat, sedangkan di Sumsel menyiapkan dana pendamping," katanya.
Ia menyatakan anggaran kegiatan tersebut berasal dari Kementerian Perindustrian.
Sementara upaya yang dilakukan dalam menghadapi implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN, kata Permana, perlu peningkatan daya saing di industri kecil dan menengah dengan meningkatkan kualitas produk termasuk kemasan.
Sementara untuk program lainnya pada tahun 2015 yakni melakukan pembebasan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan Laut Tanjung Api-api.
Selain itu, pihaknya tahun 2015 akan memperlancar perdagangan luar negeri dan peningkatan ekspor serta menggelar sejumlah pameran khususnya produk IKM.
"Kami akan menggelar rakor untuk menentukan arah kebijakan sektor industri di Indonesia," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), Permana di Palembang, Selasa.
Menurut dia, Rakor Perindustrian se-Indonesia itu penting bagi Pemprov Sumsel karena diharapkan akan menjadi pemicu munculnya industriawan di daerah itu.
"Kegiatan ini sudah pasti dilaksanakan karena anggarannya telah disiapkan oleh pusat, sedangkan di Sumsel menyiapkan dana pendamping," katanya.
Ia menyatakan anggaran kegiatan tersebut berasal dari Kementerian Perindustrian.
Sementara upaya yang dilakukan dalam menghadapi implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN, kata Permana, perlu peningkatan daya saing di industri kecil dan menengah dengan meningkatkan kualitas produk termasuk kemasan.
Sementara untuk program lainnya pada tahun 2015 yakni melakukan pembebasan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus Pelabuhan Laut Tanjung Api-api.
Selain itu, pihaknya tahun 2015 akan memperlancar perdagangan luar negeri dan peningkatan ekspor serta menggelar sejumlah pameran khususnya produk IKM.
Pewarta : Oleh Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RS Polritemukan kekerasan benda tajam pada jenazah artis Sandy Permana
13 January 2025 10:11 WIB, 2025
Artis Sandy Permana ditemukan bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan
12 January 2025 19:55 WIB, 2025
Raih perak untuk Sumsel, cedera Rahmad tak mungkinkan tampil di final
15 September 2024 16:28 WIB, 2024
Ini kata Istana terkait dugaan pemukulan saat kunker Presiden di Samarinda
10 September 2024 9:49 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Polda Sumsel salurkan 5.000 buku hijaiyah untuk bebaskan santri dari buta aksara Alquran
28 August 2026 7:56 WIB