Atlet Program Sriwijaya Cemerlang terus dievaluasi
Kamis, 5 Juni 2014 15:21 WIB
Komite Olahraga Nasional Indonesia. (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Atlet KONI Sumatera Selatan yang dibina dalam program Sriwijaya Cemerlang terus dievaluasi untuk melihat perkembangan prestasi mereka.
Ketua Harian Satuan Pelaksana Sriwijaya Cemerlang Iyakrus kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, evaluasi dilaksanakan secara rutin supaya dapat melihat perkembangan dalam pembinaan atlet selama ini.
Hal ini karena pihaknya akan memilih atlet terbaik untuk diturunkan pada PON 2016 di Jawa Barat nanti, kata dia.
Oleh karena itu pihaknya terus mengevaluasi dengan mengadakan tes seperti fisik, kemampuan, dan teknik bertanding.
Memang, bila atlet binaan itu prestasinya menurun dan tidak bisa dimaksimalkan lagi maka akan diganti dengan yang lain lebih perpotensi.
"Jadi bagi atlet prestasinya turun akan dikembalikan pada induk cabang olahraga tempat mereka," katanya.
Yang jelas, diadakan evaluasi supaya atlet Sumsel tidak ada di bawah standar dalam mencapai prestasi PON nanti.
Apalagi Sumsel pada pesta olahraga empat tahunan itu
menargetkan prestasi sebaik mungkin, katanya tanpa menyebutkan target yang harus dicapai.
Sebelumnya Bidan Humas dan Media KONI Sumsel Darmansah mengatakan, atlet yang dibina dalam program Sriwijaya Cemerlang hingga sekarang berjumlah 141 orang.
Atlet tersebut berasal dari 31 cabang olahraga di antaranya atletik, pencak silat, renang, karate, taekwondo, wushu, menembak dan senam.
Ketua Harian Satuan Pelaksana Sriwijaya Cemerlang Iyakrus kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, evaluasi dilaksanakan secara rutin supaya dapat melihat perkembangan dalam pembinaan atlet selama ini.
Hal ini karena pihaknya akan memilih atlet terbaik untuk diturunkan pada PON 2016 di Jawa Barat nanti, kata dia.
Oleh karena itu pihaknya terus mengevaluasi dengan mengadakan tes seperti fisik, kemampuan, dan teknik bertanding.
Memang, bila atlet binaan itu prestasinya menurun dan tidak bisa dimaksimalkan lagi maka akan diganti dengan yang lain lebih perpotensi.
"Jadi bagi atlet prestasinya turun akan dikembalikan pada induk cabang olahraga tempat mereka," katanya.
Yang jelas, diadakan evaluasi supaya atlet Sumsel tidak ada di bawah standar dalam mencapai prestasi PON nanti.
Apalagi Sumsel pada pesta olahraga empat tahunan itu
menargetkan prestasi sebaik mungkin, katanya tanpa menyebutkan target yang harus dicapai.
Sebelumnya Bidan Humas dan Media KONI Sumsel Darmansah mengatakan, atlet yang dibina dalam program Sriwijaya Cemerlang hingga sekarang berjumlah 141 orang.
Atlet tersebut berasal dari 31 cabang olahraga di antaranya atletik, pencak silat, renang, karate, taekwondo, wushu, menembak dan senam.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lampung dan Banten jadi calon tunggal tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional 2032
06 April 2026 14:44 WIB
Federasi Savate Indonesia resmi gabung KONI Sumsel, bakal dipertandingkan di Porprov 2027
12 December 2025 6:58 WIB
Jaksa tahan Ketua KONI Lahat periode 2018-2023 kasus korupsi dana hibah
02 September 2025 21:54 WIB, 2025
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Liga Italia: AS Roma menang dramatis 2-1 atas Atalanta di Stadion Olimpico
06 September 2026 9:13 WIB