Palembang (ANTARA Sumsel) - Minat warga Kota Palembang, Sumatera Selatan mempelajari usaha waralaba cukup tinggi, terbukti pengunjung pameran waralaba atau `franchise" dan peluang usaha nasional di salah satu hotel berbintang kota setempat pada 10-11 Mei 2014 cukup ramai.

Pengunjung hotel tempat penyelenggaraan pameran "Info Franchise and Business Concept Expo 2014" di Palembang, Minggu, pada hari kedua itu tampak semakin dipadati masyarakat yang tertarik menjadi investor atau hanya sekedar ingin mengetahui cara menjalankan usaha tersebut.

Usaha waralaba yang ditawarkan mulai dari pengembangan lembaga pendidikan kursus atau bimbingan belajar, usaha kuliner atau makanan hingga pasar swalayan mini (mini market).

Sejumlah petugas anjungan/stan pameran usaha waralaba memberikan penjelasan kepada pengunjung pameran mengenai besarnya modal usaha, konsep tempat usaha, etalase, konter, tenaga kerja, administrasi dan keuangan serta bahan baku hingga pemasarannya.

Modal untuk memulai usaha waralaba ini relatif terjangkau, mulai di bawah Rp10 juta hingga Rp300 juta ke atas dengan tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan tersebut sekitar satu hingga dua tahun, kata Rendy salah seorang petugas stan.

Salah satu usaha waralaba yang cukup banyak diminati seperti minimarket, karena usaha tersbeut menjanjikan keuntungan yang lumayan besar dan mengalami perkembangan pesat.

Melalui pameran tersebut, pihaknya berupaya memberikan penjelasan secara rinci tentang konsep atau model usaha waralaba serta prospeknya ke depan, sehingga diharapkan dapat menarik minat masyarakat menjadi investor usaha waralaba.

Selama dua hari kegiatan tersebut, cukup banyak masyarakat atau calon investor dari Kota Palembang dan beberapa daerah Sumsel lainnya tertarik menjalankan sejumlah usaha waralaba yang dipamerkan itu dengan transaksi perjanjian kerja sama mencapai miliaran rupiah, kata Rendy.