Gelombang laut Babel mulai normal
Rabu, 5 Februari 2014 14:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) (Antarasumsel.com)
Pangkalpinang (ANTARA Sumsel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memprakirakan pada Kamis (6/2) kondisi ketinggian gelombang laut di perairan daerah ini berangsur-angsur mulai normal.
"Ketinggian gelombang laut di Babel sekarang mencapai dua meter lebih rendah dari beberapa hari sebelumnya yang mencapai empat hingga lima meter," kata staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Omar Mukhtar di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, kondisi gelombang ini tetap harus diwaspadai para nelayan tradisional dengan bobot kecil saat melaut.
"Nelayan tradisional berperahu kecil diharapkan tetap berhati-hati dengan ketinggian gelombang ini saat melakukan aktivitas di laut terutama di jalur pelayaran Babel," ujarnya.
Ia menambahkan, kecepatan angin diperairan ini berkisar antara 15 hingga 35 kilometer per jam dari barat laut menuju utara.
Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit cuaca, seluruh daratan di Babel diprakirakan berawan dan tidak berpotensi turunnya hujan.
"Dari enam Kabupaten kota di Babel kondisi cuaca berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 28 kilometer per jam,"kata Omar.
Demikian juga suhu udara didaratan ini, lanjut Omar, mencapai 32 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar 57 hingga 96 persen.
Ia menambahkan, Pasang air laut diperairan Babel mencapai 1,98 meter yang berpotensi terjadi di Membalong kabupaten Belitung pada pukul 05.00 WIB.
"Pasang air lau di perairan Babel lainnya yakni Kabupaten Bangka mencapai ketinggian 1,77 meter, Bangka Barat 0,76 dan Belitung Timur 1,54," katanya.
"Ketinggian gelombang laut di Babel sekarang mencapai dua meter lebih rendah dari beberapa hari sebelumnya yang mencapai empat hingga lima meter," kata staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Omar Mukhtar di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, kondisi gelombang ini tetap harus diwaspadai para nelayan tradisional dengan bobot kecil saat melaut.
"Nelayan tradisional berperahu kecil diharapkan tetap berhati-hati dengan ketinggian gelombang ini saat melakukan aktivitas di laut terutama di jalur pelayaran Babel," ujarnya.
Ia menambahkan, kecepatan angin diperairan ini berkisar antara 15 hingga 35 kilometer per jam dari barat laut menuju utara.
Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit cuaca, seluruh daratan di Babel diprakirakan berawan dan tidak berpotensi turunnya hujan.
"Dari enam Kabupaten kota di Babel kondisi cuaca berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 28 kilometer per jam,"kata Omar.
Demikian juga suhu udara didaratan ini, lanjut Omar, mencapai 32 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar 57 hingga 96 persen.
Ia menambahkan, Pasang air laut diperairan Babel mencapai 1,98 meter yang berpotensi terjadi di Membalong kabupaten Belitung pada pukul 05.00 WIB.
"Pasang air lau di perairan Babel lainnya yakni Kabupaten Bangka mencapai ketinggian 1,77 meter, Bangka Barat 0,76 dan Belitung Timur 1,54," katanya.
Pewarta : Oleh: Aprionis
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Hari ini mayoritas kota besar diperkirakan hujan ringan-berpetir
23 March 2025 10:14 WIB, 2025
BMKG prakirakan cuaca berawan selimuti langit Palembang dan kota besar Indonesia
13 September 2023 7:01 WIB, 2023
BMKG perkirakan Bibit siklon tropis 97W pengaruhi tinggi gelombang di Laut Natuna
09 August 2022 13:16 WIB, 2022
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB