Palembang (ANTARA Sumsel) - Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Sumatera Selatan, Selasa, mulai mendata saksi-saksi yang akan ditugaskan di tempat pemungutan suara pada Pemilu 2014.

"Sekarang ini kami mulai mendata saksi-saksi yang akan ditugaskan di tempat pemungutan suara (TPS)," kata Wakil Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan H.M. Giri Ramanda N. Kiemas di Palembang, Selasa.

Menurut dia, kalau secara struktural kelembagaan, cukup kuat karena pada saat pemilihan bupati/wali kota dan gubernur PDI Perjuangan sudah mempunyai saksi.

Jadi, sekarang ini pada tahap verifikasi ulang saja terhadap saksi-saksi tersebut, kata Giri yang juga anggota DPRD Provinsi Sumsel tersebut.

Ia mengatakan, untuk wilayah-wilayah yang tidak memenuhi target partai, tentunya akan diganti, sedangkan bagi daerah-daerah sudah bagus tentu dipertahankan saksinya.

"Saat ini, kami sudah memiliki 30.000 saksi di Sumsel yang terdaftar. Jadi, nanti hanya dilakukan verifikasi saja," ujarnya.

Ia menuturkan bahwa hanya sedikit saja dari jumlah itu saksi yang diverifikasi karena selama ini sudah punya kinerja baik.

Para saksi yang dimiliki itu sudah terlatih dalam beberapa kali pemilihan kepala daerah, tinggal beberapa saja tidak memenuhi standar akan diverifikasi.

Dengan metode yang dimiliki selama ini, hanya perlu waktu paling lambat 12 jam dari penghitungan di tingkat TPS mereka sudah mengetahui hasilnya, katanya.