Caleg PAN bentuk kelompok tani hadapi pasar bebas
Senin, 28 Oktober 2013 22:37 WIB
Caleg Partai Amanat Nasional, pan (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Calon Anggota Legislatif PAN dari
Daerah Pemilihan Muara Enim III membentuk kelompok tani sebagai upaya
penguatan kapasitas petani dalam menghadapi pasar bebas.
"Kelompok-kelompok tani yang kami bentuk didorong untuk menjadi petani yang mampu menghadapi globalisasi atau pasar bebas," kata Calon Anggota Legislatif DPRD Sumsel Nomor Urut II dari Partai Amanat Nasional (PAN) Eka Subakti yang juga aktivis pergerakan rakyat, ketika dihubungi dari Palembang, Senin.
Menurut dia, sampai kini telah membentuk dan melatih kaum tani untuk berkelompok dan diajak sama-sama mempersiapkan komoditi yang mampu bersaing pada pasar bebas.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia bagi kelompok petani dinilai sangat penting agar mereka mampu menghadapi globalisasi.
Ia mengatakan, dengan berkelompok petani dapat bersama-sama belajar bagaimana meningkatkan kualitas komoditas dan meningkatkan produksi.
Kelompok tani juga diajarkan bagaimana mengakses modal untuk peningkatakan usaha pertanian mereka.
Dia menjelaskan, idealnya pemerintah memfasilitasi kaum tani menuju masyarakat adil makmur.
Dengan berbagai program untuk kesejahteraan petani, seperti pinjaman modal bergulir dengan bunga rendah.
Eka menambahkan, Kabupaten Muara Enim memiliki kekayaan alam yang berlimpah baik gas dan batubara.
Selain itu, lahan pertanian yang luas juga menjadi modal bagi meningkatkan kesejahteraan kaum tani, tambah caleg yang akan berkompetisi memperebutkan suara di Kecamatan Gelumbang, Sungai Rotan, Kelekar dan Lembak serta Muara Belido.
"Kelompok-kelompok tani yang kami bentuk didorong untuk menjadi petani yang mampu menghadapi globalisasi atau pasar bebas," kata Calon Anggota Legislatif DPRD Sumsel Nomor Urut II dari Partai Amanat Nasional (PAN) Eka Subakti yang juga aktivis pergerakan rakyat, ketika dihubungi dari Palembang, Senin.
Menurut dia, sampai kini telah membentuk dan melatih kaum tani untuk berkelompok dan diajak sama-sama mempersiapkan komoditi yang mampu bersaing pada pasar bebas.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia bagi kelompok petani dinilai sangat penting agar mereka mampu menghadapi globalisasi.
Ia mengatakan, dengan berkelompok petani dapat bersama-sama belajar bagaimana meningkatkan kualitas komoditas dan meningkatkan produksi.
Kelompok tani juga diajarkan bagaimana mengakses modal untuk peningkatakan usaha pertanian mereka.
Dia menjelaskan, idealnya pemerintah memfasilitasi kaum tani menuju masyarakat adil makmur.
Dengan berbagai program untuk kesejahteraan petani, seperti pinjaman modal bergulir dengan bunga rendah.
Eka menambahkan, Kabupaten Muara Enim memiliki kekayaan alam yang berlimpah baik gas dan batubara.
Selain itu, lahan pertanian yang luas juga menjadi modal bagi meningkatkan kesejahteraan kaum tani, tambah caleg yang akan berkompetisi memperebutkan suara di Kecamatan Gelumbang, Sungai Rotan, Kelekar dan Lembak serta Muara Belido.
Pewarta : Oleh: Nila Ertina
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Marissa Haque: Dari artis hingga berkarier sebagai politikus PDIP-PAN
02 October 2024 11:44 WIB, 2024
Bangku taman hilang, Dinas PU Musi Rawas lapor polisi dan dua orang pelakunya diringkus
21 May 2024 13:39 WIB, 2024
Tim Mawardi-Harno ambil formulir pendaftaran Pilkada Sumsel 2024 di PAN
22 April 2024 22:18 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB
DPR dan DPD targetkan RUU Daerah Kepulauan tuntas dan disahkan pada 2026
11 September 2026 20:57 WIB
Polda Sumsel gandeng 85 peserta didik Sespim Polri perkuat penanganan karhutla
10 September 2026 7:33 WIB