Palembang (ANTARA Sumsel) - Provinsi Jawa Tengah belajar sistem pelayanan terpadu satu pintu ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Pemkot Palembang yang sampai saat ini masih terbaik di Indonesia.

Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Palembang Diankis Julianto, Kamis mengatakan hampir setiap pekan mereka menerima kunjungan dari berbagai daerah untuk tukar pengalaman dalam mengelola KPPT.

Delegasi dari Provinsi Jawa Tengah salah satu yang datang menyatakan ingin belajar bagaimana mengoptimalkan pelayanan KPPT sebagai upaya mengantisipasi praktik korupsi dan suap, katanya.

Menurut dia, pelayanan perizinan yang dilakukan telah diakui nasional paling baik dan transparan serta bebas praktik korupsi dan suap.

Selain itu, proses perizinan pun mudah dan cepat.

Hal itu, bisa terlaksana didukung komitmen dari kepala daerah setempat menjadi pelayanan KPPT yang berintegritas.

Dengan demikian, katanya masyarakat dapat dengan mudah mengakses penerbitan perizinan tanpa melalui proses yang berbelit dan biaya pun murah.

Sementara Kepala Badan Penanaman Modal Jawa Tengah Yuni Astuti menjelaskan mereka membawa 35 pimpinan kantor pelayanan terpadu satu atap se Jawa Tengah.

"KPPT Palembang merupakan terbaik di Indonesia sehingga kami ingin belajar langsung termasuk bagaimana mendoorng komitmen kepala daerah," katanya.

Dia menambahkan, ketika berkunjung ke KPPT model pelayanan Palembang sangat bagus dilengkapi sarana dan prasarana pendukung yang optimal.

Karena itu, secepatnya tiba di Jateng mereka akan melakukan koordinasi sehingga bisa diimplementasikan pada sejumlah kabupaten/kota, seperti Kebumen, Banjar Negara dan Purwokerto, katanya.