Polda Sumsel minta bantuan pengamanan ISG
Jumat, 16 Agustus 2013 19:39 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Polda Sumatera Selatan meminta `back up` atau bantuan pengamanan pelaksanaan Islamic Solidarity Games di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013.
"Khusus pengamanan Islamic Solidarity Games (ISG) nanti, akan ada di bawah kendali operasi (BKO) dari Mabes Polri," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Saud Usman Nasution ketika ditanya mengenai pengamanan kegiatan olahraga internasional tersebut di Palembang, Jumat.
Menurut dia, BKO dari Mabes Polri akan terfokus pada bidang intelijen dan bidang fungis lainnya.
Tujuannya, tidak hanya mengamankan tamu saja, tetapi termasuk juga penginapan, tempat wisata yang akan dikunjungi dan saat pertandingan.
"Kita berharap setiap pertandingan akan berjalan dengan lancar dan aman," katanya.
Ia juga mengharapkan, setiap peserta yang bertanding tidak membawa konflik negara yang sedang berlangsung, tetapi bisa fokus bertanding dan meningkatkan solidaritas antar sesama negara muslim.
Untuk pengamanan kegiatan olahraga internasional itu di Palembang nanti semua personel akan dilibatkan.
Termasuk juga dari pihak Polda provinsi tetangga seperti Lampung, Bengkulu dan Jambi akan `stand by`, katanya.
Sebanyak 26 negara telah memastikan keikutsertaan, yakni Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Tajikistan, Turmekistan, Algeria, Burkina Faso, Maladewa, Maroko, Sudan, Uganda, Mesir, Iran, Irak, Kuwait, Libya, Oman, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Syria, Uni Emirat Arab, Azerbaijan, Turki, dan Guyana.
"Khusus pengamanan Islamic Solidarity Games (ISG) nanti, akan ada di bawah kendali operasi (BKO) dari Mabes Polri," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Saud Usman Nasution ketika ditanya mengenai pengamanan kegiatan olahraga internasional tersebut di Palembang, Jumat.
Menurut dia, BKO dari Mabes Polri akan terfokus pada bidang intelijen dan bidang fungis lainnya.
Tujuannya, tidak hanya mengamankan tamu saja, tetapi termasuk juga penginapan, tempat wisata yang akan dikunjungi dan saat pertandingan.
"Kita berharap setiap pertandingan akan berjalan dengan lancar dan aman," katanya.
Ia juga mengharapkan, setiap peserta yang bertanding tidak membawa konflik negara yang sedang berlangsung, tetapi bisa fokus bertanding dan meningkatkan solidaritas antar sesama negara muslim.
Untuk pengamanan kegiatan olahraga internasional itu di Palembang nanti semua personel akan dilibatkan.
Termasuk juga dari pihak Polda provinsi tetangga seperti Lampung, Bengkulu dan Jambi akan `stand by`, katanya.
Sebanyak 26 negara telah memastikan keikutsertaan, yakni Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Tajikistan, Turmekistan, Algeria, Burkina Faso, Maladewa, Maroko, Sudan, Uganda, Mesir, Iran, Irak, Kuwait, Libya, Oman, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Syria, Uni Emirat Arab, Azerbaijan, Turki, dan Guyana.
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Muara Enim dan Kapolda Sumsel tanam bawang putih serentak di Semende Darat Tengah
19 August 2026 11:18 WIB
Polda Riau tetapkan dua tersangka perambahan 118 hektare hutan di Rokan Hilir
24 July 2026 20:29 WIB
Tim esport Polres Banyuasin sabet juara pertama turnamen Piala Kapolda Sumsel
06 July 2026 22:36 WIB
Kapolda Sumsel pastikan Tol Kapal Betung siap dilintasi kendaraan pemudik Lebaran 2026
10 March 2026 22:22 WIB