Negara anggota dukung UE blokir penjualan mobil Mercedez bermasalah
Kamis, 18 Juli 2013 14:28 WIB
Brussel, Brussel Capital Region (ANTARA/AFP) - Para ahli otomotif nasional yang bertemu di Brussel pada Rabu memberikan rekomendasi kepada UE untuk memblokir penjualan mobil-mobil Mercedes yang melanggar aturan pasar tunggal.
Kesimpulan yang diambil oleh para pejabat dari 28 negara anggota Uni Eropa menghantam keras konstruktor Daimler Jerman, setelah Komisi Eropa mendukung Prancis dalam sebuah perseteruan mengenai standar pembatasan mesin pendingin AC dengan jenis yang dianggap lebih ramah lingkungan.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komisi mengatakan bahwa para pakar dari negara-negara anggota “mengakui bahwa... langkah koreksi harus diambil agar kendaraan sesuai dengan standar serta menarik kendaraan yang tidak sesuai yang telah dijual di pasaran, seperti yang telah dilakukan oleh satu negara anggota.â€
Para pejabat menekankan kebutuhan untuk “menghargai penuh†kerangka kerja hukum UE.
Daimler saat ini akan berusaha untuk memperoleh akses pasar untuk model kelas A, B dan CLA yang dibuat sejak perubahan pendingin yang disetujui industri.
Daimler tetap menggunakan pendingin yang lebih tua, mengklaim penelitian menunjukkan bahwa gas baru lebih mudah terbakar dan membuat mobil berisiko lebih besar meledak ketika terjadi kecelakaan.
Jerman memiliki waktu hingga 20 Agustus untuk menjawab pertanyaan tentang keselamatan dan aspek lain dari Komisi Eropa dan menghindari tindakan hukum potensial, setelah memenangkan penangguhan hukuman nasional sementara dari otoritas Jerman.(dh/ik)
Kesimpulan yang diambil oleh para pejabat dari 28 negara anggota Uni Eropa menghantam keras konstruktor Daimler Jerman, setelah Komisi Eropa mendukung Prancis dalam sebuah perseteruan mengenai standar pembatasan mesin pendingin AC dengan jenis yang dianggap lebih ramah lingkungan.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komisi mengatakan bahwa para pakar dari negara-negara anggota “mengakui bahwa... langkah koreksi harus diambil agar kendaraan sesuai dengan standar serta menarik kendaraan yang tidak sesuai yang telah dijual di pasaran, seperti yang telah dilakukan oleh satu negara anggota.â€
Para pejabat menekankan kebutuhan untuk “menghargai penuh†kerangka kerja hukum UE.
Daimler saat ini akan berusaha untuk memperoleh akses pasar untuk model kelas A, B dan CLA yang dibuat sejak perubahan pendingin yang disetujui industri.
Daimler tetap menggunakan pendingin yang lebih tua, mengklaim penelitian menunjukkan bahwa gas baru lebih mudah terbakar dan membuat mobil berisiko lebih besar meledak ketika terjadi kecelakaan.
Jerman memiliki waktu hingga 20 Agustus untuk menjawab pertanyaan tentang keselamatan dan aspek lain dari Komisi Eropa dan menghindari tindakan hukum potensial, setelah memenangkan penangguhan hukuman nasional sementara dari otoritas Jerman.(dh/ik)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Toyota klaim dominasi pasar otomotif Indonesia 2025 dengan pangsa pasar 31,2 persen
07 March 2026 7:52 WIB
Kadin apresiasi pemerintah tunda impor 105.000 mobil India untuk Kopdes Merah Putih
23 February 2026 19:17 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB, 2025