Asus memperluas pangsa pasar notebook
Kamis, 30 Mei 2013 20:03 WIB
Ilustrasi (FOTO ANTARA)
Samarinda (ANTARA Sumsel) - Asus, salah satu produsen notebook memperluas pangsa pasarnya di Kalimantan Timur, setelah hadir di Balikpapan pada 4 September 2012 dan 28 Mei 2013, kini melebarkan sayapnya ke Kota Samarinda.
"Kami hadir di Samarinda karena kota ini merupakan ibukota Provinsi Kaltim. Selain meresmikan kehadiran Asus, dalam kesempatan ini kami juga melakukan pelatihan bagi sales dan teknisi gerai-gerai komputer," kata Juliana Cen, Manager of Product Management and Marketing Asus Indonesia di Samarinda, Kamis.
Dia juga menawarkan sejumlah program menarik untuk para dealer yang menjadi mitra Asus, yakni bagi dealer di Samarinda dan sekitarnya.
Sebagai gambaran, katanya, sampai kuartal terakhir 2012, Asus berhasil menguasai pangsa pasar untuk kategori notebook dan netbook sebesar 20,4 persen di Indonesia.
Total penjualan pada 2012 mencapai 768 ribu unit sehingga raihan ini menempatkan Asus sebagai produsen terbesar kedua di Indonesia untuk kategori tersebut, sedangkan pada 2011 total penjualan Asus meningkat lebih dari 28 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Ini merupakan bukti bahwa Asus berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk teknologi yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan penggunanya ke pasaran Indonesia.
"Selain menghadirkan produk berkualitas, Asus juga melengkapinya dengan layanan purna jual yang terus ditingkatkan," ucapnya.
Untuk 2013, lanjutnya, Asus menargetkan dapat memiliki 22 kantor cabang dan service center di 21 kota besar di Indonesia. Service center ini melengkapi 151 service point yang digelar oleh mitra-mitra Asus di seluruh Indonesia.
Sementara itu, menurut data terbaru WW Quarterly PC Tracker - 2012 Q4 Historical Database yang dirilis International Data Corp (IDC), Asus merupakan yang pertama kalinya berhasil meraih posisi ketiga sebagai produsen PC portabel terbesar di dunia.
Di pasar global, Asus menguasai 11,5 persen pasar portabel PC yang terdiri dari notebook dan netbook.
Menurut IDC, pada kuartal terakhir 2012, total penjualan notebook dan netbook secara keseluruhan mencapai 51,3 juta unit. Angka ini sedikit di bawah total penjualan di kuartal sebelumnya yang mencapai 51,8 juta unit.
"Kami hadir di Samarinda karena kota ini merupakan ibukota Provinsi Kaltim. Selain meresmikan kehadiran Asus, dalam kesempatan ini kami juga melakukan pelatihan bagi sales dan teknisi gerai-gerai komputer," kata Juliana Cen, Manager of Product Management and Marketing Asus Indonesia di Samarinda, Kamis.
Dia juga menawarkan sejumlah program menarik untuk para dealer yang menjadi mitra Asus, yakni bagi dealer di Samarinda dan sekitarnya.
Sebagai gambaran, katanya, sampai kuartal terakhir 2012, Asus berhasil menguasai pangsa pasar untuk kategori notebook dan netbook sebesar 20,4 persen di Indonesia.
Total penjualan pada 2012 mencapai 768 ribu unit sehingga raihan ini menempatkan Asus sebagai produsen terbesar kedua di Indonesia untuk kategori tersebut, sedangkan pada 2011 total penjualan Asus meningkat lebih dari 28 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Ini merupakan bukti bahwa Asus berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk teknologi yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan penggunanya ke pasaran Indonesia.
"Selain menghadirkan produk berkualitas, Asus juga melengkapinya dengan layanan purna jual yang terus ditingkatkan," ucapnya.
Untuk 2013, lanjutnya, Asus menargetkan dapat memiliki 22 kantor cabang dan service center di 21 kota besar di Indonesia. Service center ini melengkapi 151 service point yang digelar oleh mitra-mitra Asus di seluruh Indonesia.
Sementara itu, menurut data terbaru WW Quarterly PC Tracker - 2012 Q4 Historical Database yang dirilis International Data Corp (IDC), Asus merupakan yang pertama kalinya berhasil meraih posisi ketiga sebagai produsen PC portabel terbesar di dunia.
Di pasar global, Asus menguasai 11,5 persen pasar portabel PC yang terdiri dari notebook dan netbook.
Menurut IDC, pada kuartal terakhir 2012, total penjualan notebook dan netbook secara keseluruhan mencapai 51,3 juta unit. Angka ini sedikit di bawah total penjualan di kuartal sebelumnya yang mencapai 51,8 juta unit.
Pewarta : Oleh: M Ghofar
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Pangan Polri periksa empat produsen beras, tindak lanjuti laporan Mentan
12 July 2025 17:49 WIB
Indonesia sudah geser Thailand dan Vietnam, kini produsen beras terbesar di ASEAN
18 May 2025 10:39 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB