Prabowo: Harga BBM harus naik
Kamis, 30 Mei 2013 11:45 WIB
Prabowo Subianto (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan harga bahan bakar minyak harus dinaikan, karena beban ekonomi nasional yang semakin besar.
"Beban sudah terlalu berat bagi ekonomi nasional, yang penting bagaimana rakyat yang paling miskin bisa dilindungi," ujar Prabowo Subianto saat menghadiri seminar bertajuk 'Membangun Kembali Indonesia Raya Berdasarkan Konstitusi' di Jakarta, Kamis.
Namun, bakal calon presiden dari Partai Gerindra ini mengatakan skema pengalihan anggaran subsidi BBM tersebut perlu mencari jalan lain, selain bantuan langsung sementara masyarakat.
"Itu bisa juga dicari jalan lain, yang penting rakyat yang paling kecil bisa dilindungi," kata Prabowo.
Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa menipisnya sumber daya energi di Indonesia juga memengaruhi harga dan penggunaan BBM.
Menurut Prabowo, saat ini masyarakat mengkonsumsi sekitar 500 juta barel minyak setiap tahun dengan peningkatan sebesar 10 juta barel per tahun.
"Jika tidak ada penemuan baru, dari tahun 2009 cadangan minyak Indonesia akan habis dalam waktu 12 tahun," ujar Prabowo.
Jika cadangan minyak di Indonesia habis, lanjut Prabowo, maka Indonesia harus mengganti pasokan dengan batubara, gas alam atau sumber energi alternatif.
"Ketika ini terjadi, dalam satu setengah generasi Indonesia akan sepenuhnya tergantung pada impor untuk semua kebutuhan energi, kecuali bangsa mempersiapkan bentuk energi alternatif," kata Prabowo.
"Beban sudah terlalu berat bagi ekonomi nasional, yang penting bagaimana rakyat yang paling miskin bisa dilindungi," ujar Prabowo Subianto saat menghadiri seminar bertajuk 'Membangun Kembali Indonesia Raya Berdasarkan Konstitusi' di Jakarta, Kamis.
Namun, bakal calon presiden dari Partai Gerindra ini mengatakan skema pengalihan anggaran subsidi BBM tersebut perlu mencari jalan lain, selain bantuan langsung sementara masyarakat.
"Itu bisa juga dicari jalan lain, yang penting rakyat yang paling kecil bisa dilindungi," kata Prabowo.
Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa menipisnya sumber daya energi di Indonesia juga memengaruhi harga dan penggunaan BBM.
Menurut Prabowo, saat ini masyarakat mengkonsumsi sekitar 500 juta barel minyak setiap tahun dengan peningkatan sebesar 10 juta barel per tahun.
"Jika tidak ada penemuan baru, dari tahun 2009 cadangan minyak Indonesia akan habis dalam waktu 12 tahun," ujar Prabowo.
Jika cadangan minyak di Indonesia habis, lanjut Prabowo, maka Indonesia harus mengganti pasokan dengan batubara, gas alam atau sumber energi alternatif.
"Ketika ini terjadi, dalam satu setengah generasi Indonesia akan sepenuhnya tergantung pada impor untuk semua kebutuhan energi, kecuali bangsa mempersiapkan bentuk energi alternatif," kata Prabowo.
Pewarta : Oleh Sella Panduarsa Gareta
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Awasi penyaluran BBM Subsidi di Sumsel, Pertamina dan Pemda sidak sejumlah SPBU
16 July 2026 7:51 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025