588 petugas Sensus Pertanian di Mura
Selasa, 28 Mei 2013 15:40 WIB
Badan Pusat Statistik (FOTO ANTARA)
Musi Rawas (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 588 petugas melakukan Sensus Pertanian 2013 di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
"Sensus pertanian 2013 di Kabupaten Musi Rawas dilakukan pada 288 desa dan kelurahan dalam 21 kecamatan, sensus ini melibatkan 588 orang petugas," kata kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Musi Rawas, Taufiq Hidayat, Selasa.
Pelaksanaan sensus pertanian di daerah ini kata dia, melibatkan petugas yang berasal dari 288 desa dan kelurahan setempat, dimana saat ini pendataan lapangan sudah rampung dan tinggal proses editing coding atau edit konsistensi.
Setelah itu data sensus akan dikirim ke pusat pengolahan data Provinsi Sumsel di Palembang.
Sejauh ini pelaksanaan sensus pertanian di Kabupaten Musi Rawas tambah dia, tidak mengalami kendala.
"Karena proses pendataannya dilakukan dengan melibatkan masyarakat desa dan kelurahan masing-masing wilayah, dengan tujuan untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat untuk bahan perencanaan maupun evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya di sektor pertanian,"katanya.
Petugas sensus di lapangan melakukan pendataan seluruh sektor pertanian meliputi tentang populasi rumah tangga usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas dan sebagainya.
Hasil pencacahan lengkap sensus pertanian nantinya juga akan digunakan sebagai angka patokan (benchmarks) untuk memperbaiki perkiraan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.
Sensus pertanian yang dilakukan daerah itu sejak 1 hingga 31 Mei 2013, dia memperkirakan akan selesai tepat waktu. Untuk itu pihaknya melakukan proses editing secara optimal dengan melibatkan seluruh petugas BPS Musi Rawas.
"Sensus pertanian 2013 di Kabupaten Musi Rawas dilakukan pada 288 desa dan kelurahan dalam 21 kecamatan, sensus ini melibatkan 588 orang petugas," kata kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Musi Rawas, Taufiq Hidayat, Selasa.
Pelaksanaan sensus pertanian di daerah ini kata dia, melibatkan petugas yang berasal dari 288 desa dan kelurahan setempat, dimana saat ini pendataan lapangan sudah rampung dan tinggal proses editing coding atau edit konsistensi.
Setelah itu data sensus akan dikirim ke pusat pengolahan data Provinsi Sumsel di Palembang.
Sejauh ini pelaksanaan sensus pertanian di Kabupaten Musi Rawas tambah dia, tidak mengalami kendala.
"Karena proses pendataannya dilakukan dengan melibatkan masyarakat desa dan kelurahan masing-masing wilayah, dengan tujuan untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat untuk bahan perencanaan maupun evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya di sektor pertanian,"katanya.
Petugas sensus di lapangan melakukan pendataan seluruh sektor pertanian meliputi tentang populasi rumah tangga usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas dan sebagainya.
Hasil pencacahan lengkap sensus pertanian nantinya juga akan digunakan sebagai angka patokan (benchmarks) untuk memperbaiki perkiraan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.
Sensus pertanian yang dilakukan daerah itu sejak 1 hingga 31 Mei 2013, dia memperkirakan akan selesai tepat waktu. Untuk itu pihaknya melakukan proses editing secara optimal dengan melibatkan seluruh petugas BPS Musi Rawas.
Pewarta : Oleh: Nur Muhamad
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kilang Plaju Palembang salurkan bantuan logistik dan sembako bagi korban gempa NTT
27 September 2026 12:44 WIB
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB