Dana pembebasan jalan tol masuk APBD
Jumat, 25 Januari 2013 17:11 WIB
Ilustrasi - Jalan tol (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dana pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya dimasukan dalam anggaran APBD Sumatera Selatan tahun 2013 ini sehingga pembangunannya bisa dimulai.
"Sudah disiapkan Rp100 miliar dari APBD untuk pembebasan lahan," kata Anggota Komisi IV DPRD Sumsel Najib Matjan di Palembang, Jumat.
Menurut dia, siapapun yang akan membangun jalan tol Palembang-Indralaya itu silahkan saja sehingga bisa mengurai kemacetan.
"Harapan kita itu terwujud, kalau Palembang-Indralaya dibangun jalan tol segera berarti mengurangi kemacetan," katanya.
Ia mengatakan, dengan begitu mahasiswa bisa belajar setiap hari dan angkutan-angkutan bisa tertib.
Akan tetapi, sambil menunggu jalan tol itu dibangun, kalau bisa dari simpang Pemulutan sampai Simpang Indralaya dibuat dua jalur sehingga mengurangi kemacetan, ujarnya.
Ia menyatakan, kalau satu jalur tidak ada badan jalan begitu mobil rusak tidak bisa lewat atau dibuat "rest area" beberapa kilometer itu ada mobil derek.
"Jadi, ini tugas Balai Besar Bina Marga Pusat sebab ini jalan negara bukan jalan provinsi," katanya.
Anggaran sebesar Rp100 miliar itu untuk pembebasan lahan saja yang dianggarkan dalam APBD 2013, katanya.
Ia menuturkan, informasinya sekitar Maret mendatang sudah dimulai pekerjaan pembangunan jalan tol tersebut.
Panjang jalan tol Palembang-Indralaya yang akan dibangun itu 22 kilometer, papar wakil rakyat tersebut.
Sementara mengenai apakah pembangunan monorel sudah dianggarkan dalam APBD Sumsel 2013, ia menyatakan, belum dimasukkan. (Susi)
"Sudah disiapkan Rp100 miliar dari APBD untuk pembebasan lahan," kata Anggota Komisi IV DPRD Sumsel Najib Matjan di Palembang, Jumat.
Menurut dia, siapapun yang akan membangun jalan tol Palembang-Indralaya itu silahkan saja sehingga bisa mengurai kemacetan.
"Harapan kita itu terwujud, kalau Palembang-Indralaya dibangun jalan tol segera berarti mengurangi kemacetan," katanya.
Ia mengatakan, dengan begitu mahasiswa bisa belajar setiap hari dan angkutan-angkutan bisa tertib.
Akan tetapi, sambil menunggu jalan tol itu dibangun, kalau bisa dari simpang Pemulutan sampai Simpang Indralaya dibuat dua jalur sehingga mengurangi kemacetan, ujarnya.
Ia menyatakan, kalau satu jalur tidak ada badan jalan begitu mobil rusak tidak bisa lewat atau dibuat "rest area" beberapa kilometer itu ada mobil derek.
"Jadi, ini tugas Balai Besar Bina Marga Pusat sebab ini jalan negara bukan jalan provinsi," katanya.
Anggaran sebesar Rp100 miliar itu untuk pembebasan lahan saja yang dianggarkan dalam APBD 2013, katanya.
Ia menuturkan, informasinya sekitar Maret mendatang sudah dimulai pekerjaan pembangunan jalan tol tersebut.
Panjang jalan tol Palembang-Indralaya yang akan dibangun itu 22 kilometer, papar wakil rakyat tersebut.
Sementara mengenai apakah pembangunan monorel sudah dianggarkan dalam APBD Sumsel 2013, ia menyatakan, belum dimasukkan. (Susi)
Pewarta :
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jalan Tol Kayuagung-Palembang rusak dipicu perubahan muka air banjir 50 tahunan
15 March 2026 19:05 WIB
Update kesiapan Mudik 2026: Jalan nasional mantap 93,5 persen, 10 tol fungsional
12 March 2026 11:24 WIB
Menhub: Perbaikan jalan nasional dan tol di Sumsel ditargetkan rampung H-10
26 February 2026 5:39 WIB
Jasamarga terus perbaiki jalan berlubang akibat banjir di jalan Tol Jakarta-Cikampek
31 January 2026 9:14 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025