Peringatan "Bulan Bung Karno"
Minggu, 24 Juni 2012 14:04 WIB
Pancasila, Peringatan "Bulan Bung Karno" (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Peringatan "Bulan Bung Karno" yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan di pelataran Monumen Proklamasi, Jakarta, Sabtu malam dihadiri empat tokoh dari latar belakang dan afiliasi politik berbeda.
Keempat tokoh tersebut adalah, Rektor Universitas Paramadina Jakarta Anis Baswedan, Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem) Harry Tanoesudjo, dan Ketua Gerakan Pemuda Anshor Nusron Wahid.
Hadir juga pada kesempatan tersebut sejumlah pengurus DPP PDIP Perjuangan, antara lain, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Maruarar Sirait, serta Ketua Bidang Kesehatan dan Tenaga Kerja Ribka Tjiptaning.
Pada kesempatan tersebut, para tokoh hadir duduk "lesehan" bersama undangan dan masyarakat sekitar di pelataran Monumen Proklamasi.
"Semua yang hadir duduk bersama di lantai. Meskipun yang hadir dari latar belakang berbeda-beda, tapi pada kesempatan ini kita duduk bersama-sama di bawah alam terbuka. Kita bersama dalam persahabatan Pancasila," kata Maruarar Sirait.
Maruarar menegaskan, empat tokoh memiliki pandangan dan afiliasi politik yang berbeda, tapi pada kesempatan ini sama-sama akan memberikan pandangannya mengenai Pancasila.
Pada kesempatan tersebut, Maruarar juga mengingatkan, bahwa pidato mengenai Pancasila yang akan disampaikan oleh empat tokoh tersebut, agar tidak disikapi sebagai lomba pidato, tapi sebagai komitmen mereka di hadapan para pemuda Indonesia.
Bicara soal Pancasila, menurut dia, jika dulu proklamator Indonesia Bung Karno, tidak menggali dan memperjuangkan Pancasila, mungkin saat ini tidak ada yang mengenal dan memperjuangkan Pancasila.
"Setelah pertemuan malam ini, saya bermimpi agar Pancasila bisa disosialisasikan melalui beragam media, mulai dari diajarkan sebagai bagian dari mata pelajaran di sekolah-sekolah, di kampus-kampus, maupun melalui media massa," katanya.
Maruarar berharap, pemuda Indonesia ke depan bisa menghormati Pancasila dan mengilhami makna bhinneka tunggal ika.(Ant)
Keempat tokoh tersebut adalah, Rektor Universitas Paramadina Jakarta Anis Baswedan, Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem) Harry Tanoesudjo, dan Ketua Gerakan Pemuda Anshor Nusron Wahid.
Hadir juga pada kesempatan tersebut sejumlah pengurus DPP PDIP Perjuangan, antara lain, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Maruarar Sirait, serta Ketua Bidang Kesehatan dan Tenaga Kerja Ribka Tjiptaning.
Pada kesempatan tersebut, para tokoh hadir duduk "lesehan" bersama undangan dan masyarakat sekitar di pelataran Monumen Proklamasi.
"Semua yang hadir duduk bersama di lantai. Meskipun yang hadir dari latar belakang berbeda-beda, tapi pada kesempatan ini kita duduk bersama-sama di bawah alam terbuka. Kita bersama dalam persahabatan Pancasila," kata Maruarar Sirait.
Maruarar menegaskan, empat tokoh memiliki pandangan dan afiliasi politik yang berbeda, tapi pada kesempatan ini sama-sama akan memberikan pandangannya mengenai Pancasila.
Pada kesempatan tersebut, Maruarar juga mengingatkan, bahwa pidato mengenai Pancasila yang akan disampaikan oleh empat tokoh tersebut, agar tidak disikapi sebagai lomba pidato, tapi sebagai komitmen mereka di hadapan para pemuda Indonesia.
Bicara soal Pancasila, menurut dia, jika dulu proklamator Indonesia Bung Karno, tidak menggali dan memperjuangkan Pancasila, mungkin saat ini tidak ada yang mengenal dan memperjuangkan Pancasila.
"Setelah pertemuan malam ini, saya bermimpi agar Pancasila bisa disosialisasikan melalui beragam media, mulai dari diajarkan sebagai bagian dari mata pelajaran di sekolah-sekolah, di kampus-kampus, maupun melalui media massa," katanya.
Maruarar berharap, pemuda Indonesia ke depan bisa menghormati Pancasila dan mengilhami makna bhinneka tunggal ika.(Ant)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB
KAI Palembang sediakan 10.672 tiket untuk libur panjang Isra Miraj pada 15-18 Januari
12 January 2026 22:10 WIB
Kepulauan Babel potensi alami cuaca ektrim, BMKG keluarkan peringatan dini
29 December 2025 10:53 WIB
Pemkot Palembang kembali aktifkan sirene toren untuk peringatan dini bencana
13 December 2025 18:56 WIB
Pusri terima penghargaan pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025
27 November 2025 16:49 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Sidang mantan Gubernur Bengkulu bakal disiarkan langsung, antisipasi pengunjung membludak
17 April 2025 9:27 WIB