Musi Rawas  (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, mengembangkan Desa Mandiri pangan dalam empat kecamatan  untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di daerah itu.

Program pengembangan desa mandiri pangan tersebut akan dilaksanakan pada empat desa dalam empat kecamatan antara lain, Desa Airlesing, Kecamatan Muarabeliti, Desa Sumberasri, Kecamatan Sumberharta, Desa Pagarayu, Kecamatan Megangsakti dan Desa Karyateladan, Kecamatan Muarakelingi, kata Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Musi Rawas Tatang Suparno, Kamis.

Pengembangan Desa Mandiri pangan tersebut, kata dia, dikembangkan berdasarkan afinitas atau kelompok yang tumbuh atas dasar ikatan kebersamaan dan kecocokan antar-anggota yang mempunyai visi dan misi dengan memerhatikan sosial budaya setempat.

Selain itu, pengembangan Desa Mandiri pangan juga berdasarkan angka penduduk miskin suatu daerah yang jumlahnya masih di atas 30 persen. Warga miskin ini nantinya akan tergabung dalam satu kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang.

Pola pengembangan Desa Mandiri tersebut melalui pengelolaan usaha peternakan itik tegal dan pengembangan tanaman sayuran di pekarangan rumah.

Diharapkan dengan pengelolaan usaha ini nantinya dapat memenuhi ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga warag miskin berupa telur, daging dan aneka sayuran, sedangkan kelebihan produksi untuk tambahan penghasilan ekonomi rumah tangga.

Ia juga mengharapkan dukungan dari dinas instansi terkait lainnya, sebab jika hanya mengandalkan mereka akan sulit dijalankan karena program tersebut merupakan bentuk dari pengentasan masyarakat miskin.

Program pengembangan Desa Mandiri pangan ini akan dilaksanakan mulai Juli mendatang, dengan penyaluran bibit itik perkelompok 200 ekor yang selanjutnya dibagikan kepada peranggota sebanyak 10 ekor ditambah dengan bibit sayuran untuk tujuh jenis antara lain kangkung, bayam, pare, timun, kacang panjang, tomat dan terong. (NMD)