Pelajar aksi corat coret rayakan kelulusan UN
Sabtu, 26 Mei 2012 19:17 WIB
Rombongan pelajar SMA dan SMK di Palembang, yang diumumkan lulus UN, Sabtu (26/5) merayakan keberhasilan mereka dengan aksi corat coret pakaian seragam dan konvoi sepeda motor keliling kota. (FOTO antarasumsel.com/Yudi Abdullah/12)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pelajar SMA dan SMK di Kota Palembang melakukan aksi corat coret pakaian seragam sekolah dan konvoi kendaraan roda dua meluapkan kegembiraan atas kelulusan ujian nasional (UN).
Berdasarkan pantauan di Palembang, Sabtu, aksi corat coret dengan menggunakan cat semprot kaleng sambil konvoi sepeda motor sempat membuat jalan yang dilalui rombongan pelajar yang meluapkan kegembiraan itu macet.
Konvoi sepeda motor pelajar sambil saling menyemprotkan cat ke pakaian segam putih abu abu itu tampak dijumpai di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar, Jenderal Sudirman ke arah jembatan Ampera, Jalan Merdeka kemudian Jalan Kapten Arivai dan beberapa ruas jalan lainnya.
Aksi corat coret dan konvoi kendaraan pelajar yang lulus UN, sempat dilarang pihak sekolah dan aparat kepolisian dengan alasan keamanan dan mengganggu ketertiban masyarakat serta menggaggu arus lalu lintas, namun larangan itu kurang diindahkan pelajar yang "dimabuk" kebahagian itu.
Sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengumumkan sebanyak 168 siswa Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan di Sumatera Selatan tidak lulus Ujian Nasional pada tahun pelajaran 2011-2012.
Pada tahun pelajaran 2011-2012 ini, Sumsel termasuk provinsi dengan persentase kelulusan cukup baik di Indonesia yakni 99,82 persen. (ANT/KR-Sus)
Berdasarkan pantauan di Palembang, Sabtu, aksi corat coret dengan menggunakan cat semprot kaleng sambil konvoi sepeda motor sempat membuat jalan yang dilalui rombongan pelajar yang meluapkan kegembiraan itu macet.
Konvoi sepeda motor pelajar sambil saling menyemprotkan cat ke pakaian segam putih abu abu itu tampak dijumpai di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar, Jenderal Sudirman ke arah jembatan Ampera, Jalan Merdeka kemudian Jalan Kapten Arivai dan beberapa ruas jalan lainnya.
Aksi corat coret dan konvoi kendaraan pelajar yang lulus UN, sempat dilarang pihak sekolah dan aparat kepolisian dengan alasan keamanan dan mengganggu ketertiban masyarakat serta menggaggu arus lalu lintas, namun larangan itu kurang diindahkan pelajar yang "dimabuk" kebahagian itu.
Sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengumumkan sebanyak 168 siswa Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan di Sumatera Selatan tidak lulus Ujian Nasional pada tahun pelajaran 2011-2012.
Pada tahun pelajaran 2011-2012 ini, Sumsel termasuk provinsi dengan persentase kelulusan cukup baik di Indonesia yakni 99,82 persen. (ANT/KR-Sus)
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan kelulusan dengan daki gunung, enam pelajar kelelahan tak sanggup lagi melangkah
09 May 2024 11:50 WIB, 2024
Belum genap 2 tahun honor, kelulusan dua PPPK asal Banyuasin dibatalkan
10 January 2024 10:37 WIB, 2024
Pelaksanaan UTBK SBMPTN di Unsri berlangsung ketat, pengumuman kelulusan 23 Juni
31 May 2022 17:50 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB