Palembang (ANTARA Sumsel) - Mantan atlet nasional Mia Audina mengaku kangen Indonesia setelah memutuskan berpindah warga negara dan menetap di Belanda sejak 10 tahun terakhir.

"Saya kangen Indonesia, teriakan-teriakan penonton benar-benar membuat merinding," katanya di Palembang, Sabtu.

Mia mengobati rindu para penggemar bulu tangkis di Indonesia dengan tampil pada Badminton All Star 2012.

Peraih medali perak olimpiade itu terlihat segar dengan polesan "make up" tipis berpasangan dengan Cristian Hadinata pada nomor ganda campuran.

Perpaduan antara atlet dan pelatih masa lampau itu mampu menekuk perlawanan pasangan Hastomo Arbi dan Yuliani Santosa dalam dua set langsung (11-6) (11-8).

Setelah memutuskan menikah dengan pria kebangsaan Belanda dan berpindah warga negara, nama Mia mulai jarang terdengar di Indonesia.

Meski telah berpindah warga negara, prestasinya sebenarnya malah meningkat.

"Prestasi justru makin banyak setelah keluar dari Indonesia, mungkin publikasinya yang kurang jadi masyarakat mengira saya mengalami penurunan," ujarnya.

Ia telah memulai mengayungkan raket pada usia 3 tahun dan meraih prestasi pertama pada usia 5 tahun dengan mengikuti turnamen terbuka di Jakarta.

Kemahiran Mia dalam melenturkan tubuh ketika menjangkau pukulan arah belakang demikian memukau penonton saat di lapangan.

"Itu anugrah dan bakat alam yang sangat saya syukuri. Saat pertama turun di usia 5 tahun hanya mendapat perunggu dan saya tanya ke ibu mengapa tidak dapat piala dan piagam. Ternyata harus juara pertama dan sejak itulah motivasi saya untuk juara mulai ada," katanya.

Menginjak usia 32 tahun, ia memutuskan pensiun dari bulu tangkis dan membidik karir sebagai pelatih. Meski demikian, Mia belum bisa memastikan jika Indonesia memintanya.

"Saya sekarang sering traveling keliling dunia dengan suami sambil mencari-cari negara mana yang cocok untuk menetap. Rencananya saya ingin jadi pelatih dan program kami belum memiliki anak dahulu," ujar Tim Uber Cup tahun 1994 ini.

Pebulutangkis yang dibesarkan Klub Jaya Raya Jakarta itu sempat digandang-gadang sebagai penganti Susi Susanti, namun harapan itu pupus setelah keputusan berpindah warga negara.

"Indonesia memiliki riwayat bulu tangkis yang bagus dan membanggakan, saya optimitis nantinya pasti bangkit kembali," katanya.

Sejak memutuskan pensiun dan fokus memberikan dukungan kepada perkembangan bisnis sang suami.
(ANT/pso-39)