Jalan khusus batubara segera rampung
Rabu, 7 Desember 2011 16:33 WIB
Palembang, (ANTARA News) - Pembangunan jalan khusus angkutan batubara menuju Pelabuhan Tanjung Api Api, Banyuasin, Sumatera Selatan dalam waktu dekat ini akan rampung karena pemerintah kabupaten dan kota sangat mendukung.
Kepala Bappeda Sumsel, Yohanes H Toruan usai rapat pembahasan pembangunan jalan khusus angkutan batubara di Palembang, Rabu kepada wartawan mengatakan, pembangunan jalan tersebut telah mendapat pesetujuan pemerintah kabupaten kota terutama tentang perizinan.
Pemerintah Kabupaten Lahat dan Muara Enim sudah menyetujui dan memberikan izin terutama lahan yang dilewati kendaraan pengangkut batubara tersebut, ujar dia pula.
Sebagaimana kendaraan khusus angkutan batubara tersebut menggunakan jalan perkebunan di Sumsel dan itu sudah disetujui bersama, kata dia pula.
Namun, ujar dia, sekarang ini masih ada beberapa km lagi yang masih terkendala karena rawa sehingga harus dikerjakan secara maksimal.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pembangunan itu rampung sehingga angkutan batubara menggunakan jalan khusus itu dapat dilaksanakan, kata dia pula.
Sesuai rencana angkutan batubara dari daerah penghasil yakni Kabupaten Lahat dan Muara Eim pengangkutannya meggunakan jalan khusus.
Sarana angkutan tersebut kebanyakan, bahkan menggunakan jalan perkebunan yang sudah ada sehingga perlu dukungan bersama, kata dia pula.
Dengan selesainya pembangunan jalan tersebut diharapkan perkembangan ekonomi daerah ini akan semakin baik dan kesejahteraan rakyat meningkat, tambah dia. (ANT-U005)
Kepala Bappeda Sumsel, Yohanes H Toruan usai rapat pembahasan pembangunan jalan khusus angkutan batubara di Palembang, Rabu kepada wartawan mengatakan, pembangunan jalan tersebut telah mendapat pesetujuan pemerintah kabupaten kota terutama tentang perizinan.
Pemerintah Kabupaten Lahat dan Muara Enim sudah menyetujui dan memberikan izin terutama lahan yang dilewati kendaraan pengangkut batubara tersebut, ujar dia pula.
Sebagaimana kendaraan khusus angkutan batubara tersebut menggunakan jalan perkebunan di Sumsel dan itu sudah disetujui bersama, kata dia pula.
Namun, ujar dia, sekarang ini masih ada beberapa km lagi yang masih terkendala karena rawa sehingga harus dikerjakan secara maksimal.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pembangunan itu rampung sehingga angkutan batubara menggunakan jalan khusus itu dapat dilaksanakan, kata dia pula.
Sesuai rencana angkutan batubara dari daerah penghasil yakni Kabupaten Lahat dan Muara Eim pengangkutannya meggunakan jalan khusus.
Sarana angkutan tersebut kebanyakan, bahkan menggunakan jalan perkebunan yang sudah ada sehingga perlu dukungan bersama, kata dia pula.
Dengan selesainya pembangunan jalan tersebut diharapkan perkembangan ekonomi daerah ini akan semakin baik dan kesejahteraan rakyat meningkat, tambah dia. (ANT-U005)
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sumsel amankan 80 ton Batubara ilegal di Jalintim OKU, dua Supir truk ditangkap
07 March 2026 16:16 WIB
Polda Sumsel gagalkan pengiriman 40 ton batu bara ilegal dari Muara Enim ke Jakarta
23 September 2025 19:11 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Harga emas Antam Rabu naik jadi Rp2,63 juta per gram, buyback Rp2,465 juta per gram
23 September 2026 9:56 WIB