Logo Header Antaranews Sumsel

Iran berduka, Menteri Intelijen dan Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran

Kamis, 19 Maret 2026 08:23 WIB
Image Print
Arsip foto - Mantan Ketua Parlemen Ali Larijani, yang pencalonannya diveto dalam pemilihan presiden sebelumnya di Iran, tiba di Kementerian Dalam Negeri pada hari kedua proses pendaftaran dan mengajukan pencalonan, di Teheran, Iran pada 31 Mei 2024. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anladou/pri.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (18/3) mengkonfirmasi kematian Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib.

"Pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan terkasih saya, Esmaeil Khatib, (Sekretaris Dewan Keamanan Iran) Ali Larijani dan (Menteri Pertahanan) Aziz Nasirzadeh serta sejumlah anggota keluarga mereka dan orang-orang yang menyertai mereka, membuat kami berduka," kata Presiden Pezeshkian pada Rabu (18/3).

Sebelumnya, presiden Negeri Para Mullah tersebut telah bersumpah akan membalas keras pembunuhan terhadap Larijani, kata kantor kepresidenan Iran pada Selasa (17/3).

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sebelumnya juga mengatakan bahwa Larijani tewas dalam serangan Israel di Teheran. Kematian Larijani kemudian dikonfirmasi oleh kantornya.

"Tentu saja, pembalasan keras menanti para teroris kriminal yang, selama agresi mereka, menumpahkan darah para martir dari tanah suci Iran," kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026