"Kenapa hari ini dilakukan hilal. Kami lakukan hari ini adalah untuk memastikan bahwasanya dalam kaidah Islam pada tanggal 29 itu harus dilakukan rukyatul apakah sore ini hilal terlihat atau tidak. Kalau sore ini terlihat, maka besok Idul Fitri. Tapi kalau tidak, maka Ramadhan-nya disempurnakan 30 hari," kata dia.
Ketua Tim Pengamatan Hilal OAIL Itera Annisa Novia Indra Putri menjelaskan penentuan awal bulan Hijriah bergantung pada pengamatan atau perhitungan visibilitas hilal yang muncul setelah matahari terbenam pada tanggal 29 setiap bulan Hijriah.
"Apabila hilal tidak terlihat atau berdasarkan perhitungan dinyatakan tidak mungkin terlihat, maka bulan berjalan akan digenapkan menjadi 30 hari sebelum memasuki bulan baru," kata dia.
Pengamatan hilal kali pihaknya akan menggunakan Teleskop Robotik OZT-ALTS yakni refraktor triplet apokromat berdiameter 152 mm dengan panjang fokus 1200 mm.
"Teleskop ini dilengkapi dengan detektor kamera CCD monokrom berkecepatan tinggi dengan filter inframerah serta kamera CMOS berwarna," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamatan hilal di Lampung mengarah negatif, besok belum Idul Fitri