Logo Header Antaranews Sumsel

Densus 88 tangkap lima terduga teroris di Boyolali dan Sukoharjo

Jumat, 4 Agustus 2023 16:17 WIB
Image Print
Kepala Biropenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (tengah) didampingi PPID Densus 88 Antiteror Mabes Polri Kombes Pol Aswin Siregar (kanan), dan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi (kiri), dalam koferensi Pers di Maporesta Surakarta, Jumat (4/8/2023). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Solo (ANTARA) - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap lima orang terduga teroris di Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo, Jawa Tengah, yang terlibat peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Lima tersangka tindak pidana terorisme tersebut, yakni S ditangkap di Desa Trayu, Banyudono, Kabupaten Boyolali, Selasa (1/8), pukul 16.00 WIB, TN ditangkap di Cemani Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (2/8), pukul 20.30 WIB, TS ditangkap di Desa Lengkong Simo, Kabupaten Boyolali, Kamis (3/8), pukul 06.40 WIB, AG alias AS ditangkap di Desa Keden Gentan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (3/8), dan Saudari S ditangkap pada Kamis (27/7), pukul 08.00 WIB, kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Kabiropenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam konferensi Pers di Mapolresta Surakarta, Jumat.

Tersangka S. atau SU merupakan ketua kelompok atau amir kelompok kecil di wilayah Solo Raya yang bertujuan melakukan amaliyah. S ini merupakan anggota cukup lama bergabung dengan JAT pada 2008 hingga 2014. Kemudian bergeser menjadi pendukung simpatisan ISIS sejak 2014 hingga sekarang.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026