
Rupiah melemah karena tertekan data penjualan ritel
Rabu, 14 Juni 2023 10:04 WIB

"Naiknya imbal obligasi AS mencerminkan ekspektasi suku bunga dari the Fed. Namun ini seharusnya hanya sementara menjelang pertemuan fomc malam ini," kata Lukman
Hari ini, pasar mata uang memang cenderung mix, terutama mata uang Asia.
"Mata uang utama dunia masih menguat terhadap dolar AS, namun mata uang Asia bergerak mix. Rupiah, ringgit, dan peso melemah, sedangkan Singapore Dollar (SGD) dan baht Thailand menguat," ucapnya.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
