
Mengenal pemeriksaan saluran cerna denganmetode kapsul endoskopi

Kemudian, pembacaan hasil dari kapsul endoskopi akan dilakukan oleh dokter dengan menggunakan komputer yang berfungsi untuk memproses dan menganalisis gambar yang diambil dari alat penerima sinyal yang diselempangkan pada badan pasien.
Alat penerima sinyal ini akan dihubungkan ke komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak khusus untuk memproses gambar yang diambil oleh kapsul.
Dokter akan menilai hasil kapsul endoskopi untuk mencari tanda-tanda kelainan, seperti luka, peradangan, polip, atau tumor. Hasil kapsul endoskopi yang sudah dianalisis kemudian digunakan dokter untuk menentukan diagnosis yang akurat dan membantu dalam perencanaan pengobatan yang lebih tepat.
Keunggulan penggunaan kapsul endoskopi
Dalam upaya pemeriksaan, pasien yang mengalami masalah pada pencernaan mempunyai beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kapsul endoskopi antara lain non-invasif sehingga nyaman dan tidak memerlukan anestesi atau intervensi bedah.
Kemudian, prosedur ini bisa menghindari risiko infeksi dan memberikan hasil yang akurat. Namun, metode ini juga bisa menimbulkan efek samping. Efek samping dari penggunaan kapsul endoskopi tergantung pada kondisi pasien dan sifatnya sementara. Namun, beberapa efek samping yang mungkin terjadi seperti rasa mual, muntah, atau sulit buang air besar.
Risiko dan perhatian khusus penggunaan kapsul endoskopi
Seperti halnya prosedur medis lainnya, terdapat risiko dengan penggunaan kapsul endoskopi, seperti masalah pada usus yang tersumbat.
Oleh karena itu, sebelum melakukan prosedur kapsul endoskopi, pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat mengenai kondisi dan risiko yang mungkin terjadi, termasuk pada pasien dengan riwayat sakit jantung atau memiliki implan tertentu di dalam tubuh. Meskipun kapsul endoskopi adalah prosedur yang relatif aman, namun beberapa faktor klinis harus diperhatikan sebelum melakukan prosedur ini.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
