
Palembang manfaatkan aplikasi satu data acuan pembangunan

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, berupaya memanfaatkan secara maksimal aplikasi satu data yang mulai digunakan sejak Juni 2021 untuk acuan menjalankan berbagai program dan kegiatan pembangunan agar tepat sasaran.
Pemanfaatan data terpadu berbasis digital melalui 'Aplikasi Satu Data Palembang' yang dapat diakses siapapun untuk keperluan berbagai sektor kegiatan bisa menjadi acuan pelaksanaan pembangunan dan program peningkatan kesejahteraan warga, kata Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Palembang, Jumat.
Menurut dia, kumpulan data yang dapat diakses melalui laman satudata.palembang.go.id
bersumber dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan.
Data yang terdapat di aplikasi tersebut bersifat teknis, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, seperti data jumlah perumahan, penduduk, data ruang terbuka, data panjang jalan hingga jumlah anak sungai.
Kemudian data terkait ekonomi, kesehatan, sosial, lingkungan dan lain-lain juga bisa diakses di aplikasi tersebut.
Dengan adanya data itu, Pemkot Palembang bersama OPD dan jajaran yang tersebar di 107 kelurahan dalam wilayah 18 kecamatan menjalankan berbagai pelayanan publik, program, dan kegiatan pembangunan lebih terarah, katanya.
Dia menjelaskan, keterpaduan data dapat meningkatkan kontribusi berbagai pihak dalam percepatan pembangunan di Kota Palembang, serta menjadi tolok ukur kinerja pemerintah.
Aplikasi satu data tersebut akan terus dikembangkan sehingga semakin lengkap dan bisa dimanfaatkan secara terus menerus untuk mendukung kinerja jajaran Pemkot Palembang, ujar Fitrianti.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
