Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel siap mencanangkan Gerakan Melawan Osteoporosis

Senin, 20 Juni 2022 18:36 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menerima Kepala Bidang Pembangunan Daerah Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia Pengurus Pusat Perwatusi Otto Nasri di Palembang, Senin (20/6/2022). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel)
Pemprov sepakat bahwa osteoporosis ini harus dicegah sedini mungkin. Selama ini penyakit tulang ini masih dianggap remeh padahal ini sangat menentukan kualitas hidup seseorang

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) siap mencanangkan Gerakan Melawan Osteoporosis yang sekaligus mendukung peran daerah sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI/2022 di Palembang.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya di Palembang, Senin, mengatakan pencanangan gerakan ini rencananya pada 4 Juli mendatang di Jakabaring Sport City (JSC).

“Pemprov sepakat bahwa osteoporosis ini harus dicegah sedini mungkin. Selama ini penyakit tulang ini masih dianggap remeh padahal ini sangat menentukan kualitas hidup seseorang,” kata dia saat menerima Kepala Bidang Pembangunan Daerah Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Otto Nasri.

Menurutnya, walau organ tubuh lainnya sehat namun jika mengalami osteoporosis dan tulang keropos tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, Pemprov Sumsel mendukung gerakan ini sehingga mengharapkan Perwatusi segera berkoordinasi dengan instansi terkait mengingat akan dimasukkan di sela-sela kegiatan Fornas.

Untuk sosialisasi kegiatan ini, Mawardi berharap dapat menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Bidang Pembangunan Daerah Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia Pengurus Pusat Perwatusi Otto Nasri mengatakan Pemprov Sumsel menjadi daerah pertama yang mencanangkan program ini setelah dicanangkan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, beberapa waktu lalu.

"Turunan dari gerakan itulah kami mencoba bekerja sama dengan beberapa pemda untuk melakukan gerakan di daerah untuk melawan osteoporosis ini. Karena kebetulan ada Fornas kami usulkan melakukan gerakan cegah osteoporosis perdana ini di Sumsel," kata dia.

Keroposnya tulang ini tak dapat diabaikan begitu saja karena data terakhir menunjukkan dari lima perempuan maka terdapat tiga orang yang berpotensi mengidap penyakit ini.

Hal ini berkaitan erat dengan peran perempuan sebagai pengurus rumah tangga hingga mencari nafkah.

“Kami akan sosialisasikan bahaya osteoporosis ini terutama pada kalangan ibu-ibu, termasuk tips untuk mencegahnya,” kata dia.

Menurutnya, osteoporosis ini harus dicegah karena cenderung tidak menunjukkan gejala, dan kini tak hanya diderita kalangan lanjut usia.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026