
Pemkab OKI raih penghargaan Menpan RB

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering llir meraih penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atas peningkatan performa Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dari predikat C menjadi predikat B.
Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Dja'far Shodiq menerima penghargaan SAKIP 2021 itu di Jakarta, Selasa.
“SAKIP Pemkab OKI mengalami peningkatan nilai yang cukup signifikan dari 57,54 pada tahun 2020 meningkat menjadi 60,04 di tahun 2021,” kata dia.
Capaian yang diraih Kabupaten OKI dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai tingkat akuntabilitas pertanggungjawaban atas hasil (outcome) penggunaan anggaran dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada hasil.
"Rapor SAKIP yang diberikan oleh Kementerian PANRB tidak hanya menitikberatkan pada nilai yang diberikan, namun yang terpenting adalah bagaimana kemampuan kita sebagai instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” katanya setelah menerima hasil SAKIP 2021.
Wabup Shodiq mengatakan bahwa Rapor SAKIP ini menjadi alat untuk mengukur kualitas pelayanan publik yang dilakukan pemerintah daerah.
"Terima kasih atas kinerja seluruh elemen pemerintahan. Hal ini menunjukkan akuntabilitas kinerja Pemkab Ogan Komering Ilir semakin baik dan terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Shodiq.
Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada instansi pemerintah yang mampu menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) digunakan untuk mengetahui apakah kementerian/lembaga/pemerintah daerah mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran.
“SAKIP itu tentang perencanaan yang baik, bagaimana menyusun sasaran kinerjanya, bagaimana merencanakan program kegiatannya, kemudian bagaimana penggunaan anggarannya. Jadi memang keseluruhan sistem,” terang Erwan.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
