Logo Header Antaranews Sumsel

Pasien COVID-19 sembuh di OKU bertambah 15 orang

Jumat, 4 Maret 2022 20:38 WIB
Image Print
Arsip Foto - Sejumlah petugas Linmas melakukan kerja bakti dengan menata tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di Kedong Cowek, Kota Surabaya, Minggu (6/2/2022). ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya/am.

Baturaja (ANTARA) - Pasien COVID-19 sembuh di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan selama sepekan terakhir bertambah 15 orang, sehingga totalnya sampai saat ini mencapai 991 orang.

Sekretaris Satgas COVID-19 Ogan Komering Ulu (OKU), Amzar Kristopa di Baturaja, Jumat menjelaskan, angka kesembuhan pasien yang terpapar COVID-19 terus bertambah dengan menyisakan kasus positif aktif saat ini sebanyak 68 warga yang masih menjalani isolasi.

"Jumlah tersebut turun dibandingkan periode 28 Februari 2022 yaitu sebanyak 83 kasus. Artinya ada penambahan 15 pasien yang dinyatakan sembuh selama sepekan terakhir," kata dia.

Berdasarkan data hingga hari jumlah kasus positif COVID-19 di OKU mencapai 1.169 orang, 991 sembuh, 110 meninggal dunia dan 68 warga masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat terpapar virus corona.

Menurut dia, seiring bertambahnya angka kesembuhan tersebut status Kabupaten OKU kini turun ke level II pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level III sebelumnya.

Tingginya angka kesembuhan ini, kata dia, disebabkan beberapa faktor seperti semangat pasien yang tinggi untuk sembuh selama diisolasi di beberapa rumah sakit setempat.

Selama menjalani isolasi pasien diberikan asupan makanan bergizi dan rajin berolahraga sehingga mempercepat proses penyembuhan dari virus Corona.

Selain itu, peran tenaga medis yang merawat pasien secara maksimal juga menjadi faktor utama tingginya angka kesembuhan COVID-19 di Kabupaten OKU.

Hanya saja, Amzar tetap mengingatkan kepada suruh pasien yang sembuh agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi agar tidak kembali terpapar virus Corona.

"Karena protokol kesehatan dan vaksinasi masih menjadi cara yang ampuh untuk menangkal COVID-19 maupun varian Omicron," kata Amzar menambahkan terkait cakupan program vaksinasi di OKU untuk dosis pertama hingga saat ini sudah berada di angka 91 persen, dosis kedua 70 persen dan booster 3,18 persen untuk masyarakat umum.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026