Muncul petisi agar Atalanta dinobatkan scudetto

id Atalanta,Olahraga terdampak corona,Liga Italia

Muncul petisi agar Atalanta  dinobatkan scudetto

Suporter Atalanta mendukung timnya berlaga dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Valencia di Stadion San Siro, Milan, Italia,19 Februari 2020. (ANTARA/AFP/Miguel Medina)

Jakarta (ANTARA) - Sebuah petisi muncul di dunia maya untuk memberikan gelar juara Liga Italia Serie A 2019/20 atau scudetto ke Atalanta, lantaran Bergamo kota markas klub itu paling para terdampak pandemi virus corona di Italia.

Seturut laman Football Italia, pada Sabtu malam, tercatat 15.362 orang telah meninggal karena COVID-19 di Italia dan 8.656 di antaranya terjadi di provinsi Lombardia.

Bergamo merupakan kota kecil di Lombardia dengan populasi 120 ribu orang, sehingga fakta bahwa lebih dari 4.500 orang meninggal di sana merupakan fakta yang mengagetkan.

Di media sosial bahkan beredar video yang memperlihatkan tentara di Bergamo harus membawa jenazah korban ke luar kota lantaran krematorium di sana tak mampu menampung tingginya jumlah korban.

Alasan-alasan tersebut mendasari petisi yang diunggah di laman change.org untuk menyerahkan gelar scudetto ke Atalanta yang musim ini juga tampil mengejutkan hingga ke babak perempat final Liga Champions sebelum sepak bola ditangguhkan.

Petisi tersebut menyebut memberi gelar scudetto ke Atalanta sebagai apresiasi atas "capaian olahraga dua tahun terakhir dan penghormatan terhadap kota Bergamo, sebagai simbol penderitaan Italia selama pandemi virus corona."

Sebelumnya, Juventus telah menegaskan mereka tidak ingin menyandang gelar juara jika Liga Italia Serie A 2019/20 batal dilanjutkan kendati mereka saat ini berada di puncak klasemen satu poin di atas Lazio.

Sementara itu baru-baru ini Presiden Brescia Massimo Cellino juga mengancam akan mundur jika Liga Italia Serie A 2019/20 dilanjutkan, dengan alasan kemanusiaan.

Atalanta sepanjang sejarah belum pernah menjuarai Liga Italia Serie A dan musim ini melakoni debutnya di Liga Champions.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar