Langkah Ruselli terhenti di perempat final Macau Open

id badminton,bulutangkis,macau open,ruselli hartawan,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari in

Langkah Ruselli terhenti di perempat final Macau Open

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)

Jakarta (ANTARA) - Satu-satunya wakil Indonesia dari sektor tunggal putri Ruselli Hartawan terhenti di babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 300 Macau Open 2019 yang digelar di Tap Seac Multisport Pavilion, Macau.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (1/11), melansir laman BWF, Ruselli ditaklukkan oleh pemain unggulan delapan asal Korea Selatan Kim Ga Eun dalam tiga gim dengan skor 23-21, 9-21, 16-21.

Ruselli tampil memukau pada gim pertama. Meskipun lawannya beberapa kali memberikan perlawanan, Ruselli mampu mengatasinya dengan baik. Kemenangan pun diraih oleh wakil Indonesia itu dengan skor 23-21.

Di gim kedua, permainan Ruselli malah menurun drastis. Tak ada satupun serangan Kim yang bisa dihalau oleh Ruselli. Sementara lawannya terus merebut poin, Ruselli semakin tertinggal jauh dan akhirnya kalah dengan skor 9-21.

Pada gim penentu, permainan Ruselli tidak juga menunjukkan peningkatan. Dia tidak mampu menyamai kedudukan dengan Kim. Kali ini, Ruselli benar-benar bertekuk lutut dengan skor penutup 16-21.

Dengan kalahnya pemain asal negeri ginseng tersebut, maka Ruselli tidak dapat meneruskan perjalannya ke babak semifinal turnamen bulu tangkis yang berhadiah total mencapai 150.000 dolar Amerika Serikat itu.

Ruselli dan Kim tercatat sebelumnya sudah pernah bertemu di dua turnamen sebelumnya, yaitu Hyderabad Open 2018 dan Badminton Asia Championships 2019. Sayangnya dari kedua pertemuan itu, Ruselli belum pernah mengalahkan Kim.

Sebelum melangkah ke perempat final, sebelumnya di pertandingan babak dua pada Kamis (31/10) kemarin, Ruselli mengalahkan pemain unggulan ke-empat asal Malaysia Zhang Beiwen dalam dua gim dengan skor 21-19, 21-18.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar