Belanda ke final usai tundukkan Inggris

id timnas belanda,timnas inggris,uefa nations league,matthijs de ligt,quincy promes,kyle walker,marcus rashford,berita sumsel, berita palembang, antara s

Belanda ke final usai tundukkan Inggris

Bek tim nasional Inggris Kyle Walker (kiri) terbaring menyaksikan bola gol bunuh dirinya dalam laga semifinal UEFA Nations League melawan Belanda di Stadion D. Alfonso Henriques, Guimaraes, Portugal, Kamis (6/6/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Carl Recine)

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Belanda menundukkan Inggris 3-1 dalam semifinal UEFA Nations League yang harus melewati babak tambahan waktu di Stadion D. Alfonso Henriques, Guimaraes, Portugal, Jumat dini hari WIB, untuk melangkah ke final.

Belanda akan menghadapi Portugal di final pada Senin (10/6) dini hari WIB, setelah Inggris bertemu dengan Swiss di laga perebutan tempat ketiga, demikian catatan laman resmi UEFA.

Marcus Rashford membawa Inggris unggul lebih dulu lewat eksekusi penaltinya, namun Matthijs de Ligt menyamakan kedudukan dan sebuah gol bunuh diri Kyle Walker disusul gol Quincy Promes memastikan kemenangan Belanda.

Belanda memang tampil lebih dominan sepanjang laga dengan menguasai lebih dari 55 persen pengendalian bola, namun Inggris justru lebih dulu unggul lewat eksekusi penalti Rashford pada menit ke-32.

Penalti itu didapatkan oleh Inggris setelah Rashford berada satu langkah di depan untuk menjangkau bola liar sehingga terpaksa dihentikan oleh de Ligt dengan jegalan.

Setelah kedua tim saling terlibat serangan dan mengancam gawang satu sama lain, De Ligt membayar lunas kesalahannya atas gol Inggris dengan mengalahkan Kyle Walker untuk menanduk bola sepak pojok Memphis Depay demi menyamakan kedudukan pada menit ke-73.

Jesse Lingard, yang masuk menggantikan Jadon Sancho pada menit ke-61, sempat menaklukkan kiper Jasper Cillessen dan menyarangkan bola ke gawang Belanda -pada menit ke-83, namun gol itu dianulir karena offside setelah wasit berkonsultasi dengan teknologi VAR.

Drama kembali berlanjut ketika wasit Clement Turpin meninjau VAR untuk memastikan bahwa Ben Chilwell tak melakukan handball di dalam kotak penalti pada menit ke-87.

Pada menit kelima masa injury time, Depay memperoleh peluang untuk memastikan kemenangan Belanda ketika menerima umpan tarik dari Quincy Promes, namun ia membuang kesempatan emas tersebut lantaran terpeleset ketika berusaha melakukan penyelesaian.

Kedudukan 1-1 hingga waktu normal usai dan laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu 2x15 menit.

Belanda kembali mengambil kendali sejak awal babak pertama tambahan waktu namun sundulan Virgil van Dijk disapu Harry Kane tepat di garis gawang dan tendangan bebas Depay berhasil diselamatkan kiper Jordan Pickford.

Ironisnya, justru Walker yang menyarangkan bola ke gawang Pickford pada menit ke-97 ketika ia berada dalam posisi tertekan untuk menyapu bola liar hasil penyelamatan atas tembakan Depay. Namun tendangannya mengenai kakinya sendiri dan memantul sebelum mengecoh Pickford dan bergulir ke dalam gawang Inggris memberikan keunggulan 2-1 bagi Belanda.

Dalam keadaan tersebut Inggris malah kesulitan keluar dari tekanan dan Belanda malah berhasil menambah marjin kemenangan mereka menjadi 3-1 ketika Promes melepaskan tembakan keras pada menit ke-114.

Gol itu berawal dari kesalahan umpan lemah Harry Maguire untuk Ross Barkley yang direbut mudah oleh Depay dan diteruskan kepada Promes yang menyelesaikannya dengan tanpa cela.


Susunan pemain:

Belanda (4-3-3): Jasper Cillessen; Denzel Dumfries, Matthijs de Ligt, Virgil van Dijk, Daley Blind; Marten de Roon (Donny van de Beek), Frenkie de Jong (Kevin Strootman), Georginio Wijnaldum; Steven Bergwijn (Davy Proepper), Memphis Depay, Ryan Babel (Quincy Promes)
Pelatih: Ronald Koeman

Inggris (4-3-3): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Ben Chilwell; Ross Barkley, Declan Rice (Bamidele Alli), Fabian Delph (Jordan Henderson); Jadon Sancho (Jesse Lingard), Marcus Rashford (Harry Kane), Raheem Sterling
Pelatih: Gareth Southgate
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar