Logo Header Antaranews Sumsel

Belanda vs Swedia: Oranje tak ingin diterkam underdog

Sabtu, 20 Juni 2026 10:44 WIB
Image Print
Ilustrasi. Maskot Piala Dunia 2026. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/kye

Jakarta (ANTARA) - Jika melihat aksi dalam pertandingan pertama masing-masing tim, pertemuan antara Belanda dan Swedia di Grup F  yang akan diadakan di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (20/6) pukul 24.00 WIB, akan menjadi pertarungan sengit antara para winger dan bek sayap.

Potensi itu bisa dilihat berdasarkan empat dari total enam gol yang dicetak Swedia dan Belanda dalam pertandingan pertama mereka, yang semuanya memiliki mukadimah tusukan dari sayap.

Pada pertandingan pertama, Belanda seri 2-2 melawan Jepang dan Swedia menang besar 4-1 atas Tunisia.

Petunjuk lain yang lebih kuat adalah penetrasi kedua tim ke sepertiga terakhir lapangan dalam dua laga pertama mereka itu. Baik Belanda maupun Swedia benar-benar memanfaatkan lebar lapangan untuk meneror Jepang dan Tunisia.

Swedia 48 kali menyerang dari kedua sayap serangnya atau 86 persen dari total tusukan ke sepertiga terakhir lapangan.

Sedangkan Belanda melakukannya 53 kali atau 84 persen dari total penetrasi ke sepertiga terakhir lapangannya.

Tapi ada sedikit perbedaan di antara mereka.

Kalau Swedia agak lebih aktif mengoptimalkan sayap kanannya ketimbang kirinya, maka Belanda seimbang dalam mengeksploitasi kedua sayap permainan mereka, selain juga lebih sering menekan dari tengah ketimbang Swedia.

Untuk itu, Ronald Koeman kali ini mungkin akan menugaskan pemain-pemainnya untuk bergerak ekstra aktif di sisi kanan guna memanfaatkan sedikit celah permainan Swedia di sisi kirinya.

Dan ini akan menjadi tugas khusus untuk Denzel Dumfries dan Crysencio Summerville yang berada di kolom kanan permainan Oranje, dibantu Ryan Gravenberch yang saat melawan Jepang lebih banyak membantu serangan dari sebelah kanan.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026