Logo Header Antaranews Sumsel

Harga bawang putih melonjak tajam hingga Rp60.000/Kg

Minggu, 5 Mei 2019 08:07 WIB
Image Print
Bawang putih. (ANTARA/ARNAS PADDA)

Dumai (ANTARA) - Pedagang di Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing Kota Dumai, Riau, mengeluhkan harga bawang putih yang melonjak tajam hingga menembus Rp60.000 per kilogram dalam sepekan ini, sehingga sulit untuk dijual sementara stok masih banyak.

Seorang pedagang Halimah yang ditemui di Dumai, Minggu, menyebut harga sejumlah bahan pokok sudah naik sejak dua pekan lalu hingga mendekati bulan Ramadhan, dan bawang putih yang paling tinggi alami kenaikan dibanding komoditas lain.

"Bawang putih harganya capai Rp60.000 dari Rp 40.000-an, naik terus sejak sepekan ini, yang lain juga naik tapi tidak tajam," katanya.

Mendekati bulan puasa bagi umat Muslim ini, harga bawang merah dan cabai merah asal Sumatera Barat juga naik rata-rata Rp4.000 per kilogram, atau dari Rp36.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, cabai rawit Rp40.000 dari Rp36.000 per kilogram.

komoditas lain yang merangkak naik, antara lain kentang asal Medan Sumatera Utara Rp12.000 dari Rp10.000 per kilogram, tomat dari Rp10.000 ke Rp14.000 perkilo, wortel Rp14.000 dari Rp12.000 per kilogram.

Harga sayuran juga ikut meningkat dijual pedagang di Pasar Bunda Sri Mersing dikelola Pemkot Dumai ini, di antaranya, daun sup Rp40.000 dari Rp30.000 per kilogram, selada Rp32.000 ke Rp40.000.

"Menyambut puasa ini banyak permintaan dan persediaan didatangkan dari Sumatera Barat, kita harap distribusi dari daerah asal lancar dan tidak ada kendala," sebutnya.

Pantauan di lapangan, harga gula pasir turut mengalami kenaikan rata-rata Rp1.000 per kilogram, atau dari Rp12.000 menjadi Rp13.000 perkilogram, telur ayam masih normal Rp35.000 hingga Rp40.000 per papan isi 30 butir.

Diketahui, baru ini dilakukan operasi pasar bawang putih oleh Dinas Perdagangan di lokasi pasar tradisional untuk membantu masyarakat dengan mengacu pada inflasi terjadi di daerah.

Pada operasi pasar tersebut, bawang putih impor dijual hanya seharga Rp30.000 per kilogram.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026