Logo Header Antaranews Sumsel

Ekspor ikan hias Sumsel meningkat

Selasa, 22 Januari 2019 04:03 WIB
Image Print
Arsip- Ratusan ikan koi di dalam kantong plastik ikuti kontes ikan hias. (ANTARA/Heru Suyitno)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Ekspor ikan hias dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan selama 2018 mengalami peningkatan sekitar 21 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data sertifikasi ekspor komoditas ikan hias sepanjang 2018 terdapat 238 sertifikasi dengan total ekspor ikan mencapai 679.237 ekor.

"Sedangkan pada tahun sebelumnya 196 sertifikasi dengan jumlah total ikan yang diekspor 575.170 ekor," kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palembang, Sugeng Prayogo di Palembang, Senin.

Jenis ikan hias yang diekspor sebagian besar asli dari perairan Sumsel seperti ikan botia (Chromobotia macrachantus) sebanyak 596.939 ekor sisanya jenis ikan hias hasil pengembangbiakan dan budidaya seperti ikan dalum, ikan elang, serandang, betutu, "tiger fish" dan jenis lainnya.

Ikan hias dari wilayah provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia, katanya.

Dia menjelaskan sepanjang 2018, frekuensi lalu lintas domestik dan ekspor produk perikanan dari sejumlah daerah Sumsel mengalami peningkatan.

Peningkatan frekuensi lalu lintas komoditas perikanan domestik pada 2018 mecapai 25 persen. Berdasarkan data pada 2017 tercatat 10.767 sertifikasi dan mengalami peningkatan pada tahun berikutnya menjadi 13.486 sertifikasi.

Kemudian frekuensi lalu lintas ekspor untuk komoditas perikanan Sumsel pada 2018 meningkat sekitar tujuh persen, berdasarkan data pada 2017 tercatat 330 sertifikasi ekspor kemudian pada tahun berikutnya meningkat menjadi 354 sertifikasi ekspor, kata Sugeng.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026