Logo Header Antaranews Sumsel

Pemerintah bahas antisipasi karhutla

Rabu, 25 Juli 2018 17:43 WIB
Image Print
Helikopter MI-172 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara ''water boombing'' di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, MInggu (22/7). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menurunkan dua helikopter MI-172 dan dibantu petugas gabungan dari BPBD Kabupaten OKI, Manggala Agni Daops OKI, TNI dan Polri untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terbakar sejak Sabtu (21/7). (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol/18)
....Pasti kalau ada indikasi seperti itu pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum. Sementara ini bagimana, apakah sudah ada atau belum, belum ada yang tertangkap....

Jakarta, (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah membahas upaya antisipasi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau pada 2018.

"Kita akan menghadapi musim panas yang akan berjalan ini. Saya sudah dengar dari berbagai daerah ketika ada kemunculan titik api langsung ditangani dan cepat selesai," kata Kepala Staf Presiden Moeldoko di Gedung Bina Graha Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan sejumlah lembaga terkait, yaitu Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Restorasi Gambut, Kementerian Perhubungan, TNI, dan Polri terus berkoordinasi terkait dengan kejadian kebakaran lahan dan hutan.

Kepala Staf Presiden telah mengundang sejumlah gubernur yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan, seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Moeldoko meminta kepolisian di daerah untuk menginvestigasi kebakaran lahan dan hutan yang terjadi.

"Pasti kalau ada indikasi seperti itu pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum. Sementara ini bagimana, apakah sudah ada atau belum, belum ada yang tertangkap," ujar Moeldoko.

KSP menegaskan pemerintah akan menindak institusi atau perorangan yang membakar lahan dan hutan sesuai hukum yang berlaku.

Antisipasi tersebut juga dilakukan untuk menyukseskan perhelatan Asian Games 2018 di Kota Palembang, Sumatera Selatan dan DKI Jakarta.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026