
Harga daging sapi potong masih tinggi Rp130.000/Kg

Untuk mencapai 30 kilo itu saja susah. Turunnya penjualan lumayan bisa 50 persen malah bisa lebih. Tapi karena ini menjelang puasa, pendapatan sedikit meningkat
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pedagang daging sapi potong di sejumlah pasar tradisional masih mengeluhkan tingginya harga daging sapi. Sejak awal tahun 2018 harga daging sapi potong berkisar Rp130.000/Kg.
"Harga sapi potong 130 ribu rupiah perkilogram ini sudah sebulan ini," ujar pedagang daging potong dipasar 16 Ilir Heri di Palembang, Minggu.
Akibat kenaikan harga daging tersebut, diakuinya kini penjualannya mulai tersendat. Jika biasanya dia menjual 50 Kg daging sapi, kini dia hanya bisa menjual 30 Kg saja per hari.
"Untuk mencapai 30 kilo itu saja susah. Turunnya penjualan lumayan bisa 50 persen malah bisa lebih. Tapi karena ini menjelang puasa, pendapatan sedikit meningkat, " katanya.
Menurutnya, kenaikan harga daging sapi potong hingga Rp130.000/Kg membuat keuntungan yang diterima saat ini justru mengalami penurunan.
Hal ini karena kenaikan harga tersebut bukan hanya terjadi ditingkat pedagang, tetapi dari rumah pemotongan hewan (RPH).
"Ini saya jual 130 ribu rupiah sebenarnya untung tipis. Kalau harga segitu mencari untung sangat susah. Saya juga sudah tidak berani kalau harus naikkan harga lagi agar dapat untung. Yang ada malah tidak ada yang beli," keluhnya.
Ditambahkan pedagang daging sapi potong di Pasar 10 Ulu Yahya, harga daging sapi Rp130.000/Kg ini untuk menjaga pelanggan tetap, supaya konsumen tidak kebingungan mencari daging.
"Saat ini saya belum bisa memastikan apakah harga tersebut akan kembali mengalami kenaikan atau justu turun ke depannya," ungkapnya.
Dia berharap harga daging kembali normal pada kisaran Rp100.000/Kg.
"Pas harga Rp 110 ribu itu saja sebenarnya sudah ketinggian," tegasnya.
Baca juga: Harga ayam potong di Palembang sentuh Rp42.000/Kg
Pewarta: Kiki Wulandari
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
