Logo Header Antaranews Sumsel

Dukcakpil Palembang keluarkan 400 surat keterangan perhari

Jumat, 11 Mei 2018 16:29 WIB
Image Print
Arsip-Pemkot Palembang mempercepat distribusi E-KTP melalui seluruh kantor kecamatan setelah ditemukan menumpuknya E-KTP milik warga pada sidak Wakil Walikota (11/7) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Palembang. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ag/17)
Kalau dari data bulan April rata-rata perhari ada 140 orang yang melakukan perekaman data KTP di Kantor Dukcapil, sedangkan data keseluruhan real time perbulan belum bisa kami keluarkan karena harus dihitung kolektif persemester,

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Dinas Pencatatan dan Kependudukan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang mengeluarkan rata-rata 400 surat keterangan perhari sebagai pengganti kartu Tanda Penduduk yang belum tercetak.

"Surat keterangan ini macam-macam jenisnya, ada yang untuk KTP pemula, kehilangan, rusak, dan masalah khusus pada data perekaman," kata Kepala Dinas Dukcapil Kota Palembang melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Sahlan, Jumat.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Kota Palembang, Sahlan (11/5/18) (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Menurutnya berdasarkan data dukcapil Desember 2017 jumlah wajib KTP elektronik Kota Palembang yang sudah merekam data sebanyak 1.149.876 dan sudah tercetak 1.136.653 atau terealiasi 98 persen.

Hasil data yang terekam tersebut melampaui target Kemendagri yakni 1.148.776 jiwa atau terpenuhi 100,4%.

Dia menjelaskan tercapainya target tersebut sangatlah penting, karena masih banyak daerah lain belum sampai 100%, sedangkan jumlah KTP tercetak sendiri punya dampak langsung ke pelaksanaan Pilkada terutama menyangkut data pemilih.

"Kalau dari data bulan April rata-rata perhari ada 140 orang yang melakukan perekaman data KTP di Kantor Dukcapil, sedangkan data keseluruhan real time perbulan belum bisa kami keluarkan karena harus dihitung kolektif persemester," tambahnya.

Suasana Dinas Dukcapil Kota Palembang (11/5/18) (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Sahlan juga mengatakan keterlambatan pencetakan KTP masih terjadi karena keterlambatan respon data manunggal di server Kemendagri namun tidak terlalu lama dan sejauh ini pihaknya belum menemui kendala berarti dalam pencetakan blanko KTP yang mencapai 1000 cetakan blanko perhari.

Sementara jumlah perekaman data fluktuatif bergantung pada kondisi dunia kerja, biasanya jumlah meningkat saat pembukaan lowongan taruna kepolisian, TNI, CPNS, dan BUMN.

Baca juga: Disdukcapil jemput bola sosialisasi pembuatan dokumen kependudukan

Baca juga: Pemkot Palembang maksimalkan pelayanan KTP El



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026