Logo Header Antaranews Sumsel

Din Syamsuddin: Indonesia hadapi penyimpangan deviasi dan distorsi

Minggu, 3 Desember 2017 20:59 WIB
Image Print
Din Syamsuddin (FOTO ANTARA)

Sukoharjo (ANTARA Sumsel) - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan warga Muhammadiyah agar ikut menertibkan dunia, terutama dalam negeri yang saat ini sedang menghadapi situasi dan kondisi penyimpangan deviasi, distorsi, dan disorientasi.

"Menghadapi situasi dan kondisi saat ini, negara kita sedang menghadapi penyimpangan deviasi, distorsi, dan disorientasi," katanya pada peresmian Masjid Hj Sudalmiyah Rais di Komplek Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Sukoharjo, Minggu.

Ia mengatakan bagaimana menghadapi kondisi tersebut, tergantung umat Islam yang menyikapinya, termasuk dalam hal ini Muhammadiyah.

Menurut dia, cara menghadapinya adalah umat Islam tidak perlu bersedih, jangan kehilangan kepercayaan diri, dan tidak boleh "grusa-grusu".

"Termasuk dalam menghadapi pendustaan agama, Muhammadiyah harus lebih peka daripada isu penistaan negara karena ini mengganggu kerukunan antarumat beragama," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Din juga mengenang ajaran Hj Sudalmiyah Rais yang merupakan ibu dari tokoh nasional Amin Rais, yaitu Muhammadiyah adalah titipan, sedangkan hidup adalah amanah.

"Mari kita lanjutkan amanah ini, yaitu dengan mengembangkan kualitas bangsa dan kualitas Islam," ujarnya.

Sementara itu, Amin Rais yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan agar seluruh umat Islam menjadikan semua yang diperbuat dalam hidup sebagai nilai ibadah.

"Termasuk kewajiban dan tanggung jawab seluruh warga negara untuk sama-sama menjaga keutuhan NKRI ini," tuturnya.

Ia mengatakan umat Islam harus satu visi dalam menjaga negara dengan merapatkan barisan melalui ibadah.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026