
Warga keluhkan pembangunan Jembatan Airwal Kecamatan Peninjauan

Baturaja, (ANTARA Sumsel) - Pembangunan Jembatan berlokasi di jalan provinsi penghubung antara Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan Kabupaten Ogan Ilir di Desa Durian Kecamatan Peninjauan dikeluhkan warga setempat, karena dikhawatirkan dibuat jembatan darurat yang membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan laporan warga, memang sudah ada yang bekerja di jembatan Airwal, tapi mereka belum melapor dan tidak jelas dari perusahaan mana,"kata Kepala Desa (Kades) Durian, Nazarudin, Kamis.
Diakui Nazarudin, beberapa bulan lalu, ada beberapa orang yang mampir ke Kantor Desa mengatakan mau survei lokasi bukan melapor.
Terkait pembangunan jembatan Airwal tersebut, sejumlah warga dan pengguna jalan tak ingin kejadian dua tahun lalu terulang lagi.
"Mengingat bentang jembatan tersebut panjangnya hampir 60 meter, jembatan lama jangan dibongkar karena kalau arus lalulintas dialihkan ke jembatan darurat dikhawatirkan akan ambruk seperti jembatan tinjak dua tahun lalu,"kata Saparudin warga Peninjauan.
Menurut Sapar, arus Sungai Airwal lebih deras dan berbahaya kalau dibuatkan jebatan darurat, karena ketika musim hujan, debit airnya tinggi dan deras.
Senada juga dikatakan Daud, seorang pengguna jalan bahwa peristiwa dua tahun lalu ambruknya jembatan darurat di tinjak Desa Durian, mengakibatkan terisolirnya arus lalulintas.
"Pengguna jalan dari arah Muara Kuang dan Peninjauan harus memutar melalui jembatan Mendala melintasi jalan Batumarta menuju Baturaja, demikian juga sebaliknya,"kata Daud.
Menurut dia, adanya pembangunan jembatan Airwal ini, jangan lagi dibuatkan jembatan darurat.
"Lebih baik membebaskan lahan untuk membangun jembatan baru dan jembatan lama masih bisa digunakan seperti jembatan di Desa Karta Mulya,"katanya.
Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang OKU, Helman melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan, Muzaim, mengaku pihaknya belum mengetahui ada kegiatan pembangunan jembatan di Desa Durian.
Selanjutnya Muzaim menjelaskan, sebelumnya pihak PU dan PR OKU pernah mengusulkan pembangunan dua jembatan untuk wilayah Kecamatan Peninjauan kepada PUBM Provinsi.
"Salah satunya Jembatan Air Anak Buloh Desa Mendala, dan satunya saya lupa namanya, tapi kami belum tahu apakah pembangunan itu yang pernah diusulkan atau bukan. Dan kami akan segera berkoordinasi kembali ke provinsi terkait adanya kegiatan pembangunan jembatan tersebut," katanya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
