Logo Header Antaranews Sumsel

Ramos selamatkan Real dari kekalahan

Minggu, 4 Desember 2016 18:40 WIB
Image Print
Sergio Ramos (Foto Ist)

Jakarta (Antarasumsel.com) - Kapten Real Madrid Sergio Ramos menjadi penyelamat timnya dengan gol yang dibukukannya ke gawang Barcelona pada pertandingan "Clasico" yang berakhir 1-1 di Nou Camp, Sabtu, yang membuat Real kini unggul enam angka dalam klasemen atas rival abadinya tersebut.

Meski berhasil membawa pulang satu angka, pelatih Real Zinedine Zidane kurang puas dengan penampilan para pemainnya.

"Ini bukan hasil imbang yang terasa seperti kemenangan," ucapnya kepada para pewarta seperti dikutip dari Marca. "Ini hanya satu angka dan bukan tiga (angka), namun kami tetap senang karena ini adalah satu angka yang bagus."
"Kami terus mendulangnya, dan kita lihat saja apa yang akan terjadi pada pertandingan berikutnya."
Permainan dibuka kedua klub dengan tampil hati-hati meski gesekan beberapa kali terjadi pada pertandingan sarat emosi ini. Dengan pendekatan seperti itu, bintang kedua tim Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kesulitan menciptakan peluang.

Menjelang turun minum, ritme permainan sedikit meningkat. Ronaldo melepaskan tembakan yang masih terlalu lemah setelah ia melewati dua pemain lawan, demikian pula tandukan Raphael Varane memanfaatkan tendangan sudut yang masih terlalu lemah.
Saat babak kedua memasuki menit kedelapan, Barca mampu memimpin. Tendangan sudut Neymar disambut sundulan Neymar untuk menjadi gol. Setelah gol ini, ritme permainan kedua tim menjadi semakin hidup.

Barca semestinya dapat menggandakan keunggulan melalui pergerakan Neymar. Mendapat umpan dari Messi, pemain Brazil itu bergerak menusuk ke dalam kotak penalti dan mengecoh Dani Alves, namun sepakannya masih melambung di atas mistar gawang. Neymar kemudian mendapatkan peluang empat menit berselang, namun upayanya digagalkan oleh Varane.

Meski mendapat banyak tekanan, justru Real mampu menghadirkan gol balasan pada menit terakhir babak kedua. Ramos menyundul bola tendangan bebas Luka Modric, untuk menembus gawang Barca yang dikawal Marc Andre Ter Stegen, dan mengubah skor menjadi 1-1.

Hasil ini memperkokoh keunggulan Real di puncak klasemen dengan koleksi 34 angka dari 14 pertandingan, sedangkan Barcelona baru mendulang 28 angka dari jumlah pertandingan yang sama.

Tim peringkat ketiga Sevilla gagal untuk terus menempel para pemuncak klasemen. Bertandang ke markas tim papan bawah Granada, pasukan Jorge Sampaoli dipaksa takluk 1-2.

Gol pembukaan Granada dibukukan oleh Andreas Pereira pada menit ke-27, dan kemudian David Lomban menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-56.

Sevilla hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui eksekusi penalti Wissam Ben Yedder. Kekalahan ini membuat Sevilla baru mampu mengumpulkan 27 angka, sedangkan meski menang Granada masih menghuni zona merah dengan koleksi delapan angka.

Atletico Madrid yang berada di peringkat keempat pun gagal mendekati tiga besar setelah mereka ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya Espanyol.

Dengan hasil ini, Atletico telah mengumpulkan 25 angka sedangkan Espanyol yang menghuni peringkat ke-12 total mengoleksi 19 angka.

(H-RF)



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026