Logo Header Antaranews Sumsel

Warga keluhkan harga cabai merah naik

Kamis, 17 November 2016 12:48 WIB
Image Print
Cabe Merah (Foto Antarasumsel.com/Nila Fu'adi/Parni)

Palembang (Antarasumsel.com) - Warga keluhkan harga cabai merah besar di sejumlah pasar tradisional Palembang, sejak dua hari terakhir kembali mengalami kenaikan menjadi Rp80 ribu per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya hanya kisaran Rp64 ribu/kg.

Harga cabai merah besar hingga Kamis pagi kisaran Rp80 ribu/kg, kata Raib (45), pedagang di pasar tradisional Sekip Palembang.

Harga cabai merah, kata dia, sejak sepekan terakhir mengalami kenaikan karena pasokan barang dari pengepul di pasar induk Jakabaring jumlahnya terbatas.

Menurut dia, memang harga cabai merah sulit diperkirakan, bisa saja hari ini naik, kemudian sore harinya anjlok tergantung kondisi stok barang di pasaran.

"Jika stok barang di pasaran berlebih, sementara permintaan stabil atau bahkan berkurang, dengan sendirinya harga jual akan turun, begitu pula sebaliknya," kata Raib menambahkan.

Sementara, harga cabai rawit, bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan, karena jumlah stok barang tidak stabil di tingkat pengepul.

Harga cabai rawit naik dari Rp32 ribu/kg pada pekan sebelumnya menjadi Rp36 ribu/kg, bawang merah naik dari Rp36 ribu/kg pada pekan sebelumnya menjadi Rp47 ribu/kg, dan bawang putih naik dari Rp36 ribu/kg menjadi Rp40 ribu/kg.

Salah satu pedagang di Pasar Sekip, Ny Rita (50) mengatakan harga bawang merah mengalami kenaikan, karena pasokan dari Pulau Jawa sedang kosong beberapa hari terakhir, sementara stok tersedia terpaksa dibagikan kepada pedagang pengecer secara terbatas.

Pantauan Antara, para pedagang pengecer masing-masing masih menyediakan stok barang seperti cabai merah dan bawang merah, namun jumlahnya terbatas.

Sementara, para pembeli masih stabil, hanya saja mereka membeli dalam jumlah dikurangi dari biasanya. Kalau biasanya membeli satu kg, sekarang paling seperempat hingga setengah kg saja.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026