Logo Header Antaranews Sumsel

Harga pangan nasional: Cabai rawit merah tembus Rp58.150 per Kg

Kamis, 16 Juli 2026 08:17 WIB
Image Print
Arsip foto - Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/3/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp58.150 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras tercatat Rp29.000 per kg pada Kamis pagi.

Berdasarkan data PIHPS yang dilansir di Medan, Sumatera Utara, Kamis pukul 07.42 WIB, harga pangan pokok lain di tingkat pedagang eceran secara nasional juga fluktuatif. Komoditas bawang merah berada di harga Rp44.550 per kg, sedangkan bawang putih dijual seharga Rp44.050 per kg.

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I berada di harga Rp14.700 per kg dan beras kualitas bawah II seharga Rp14.650 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I dijual Rp16.350 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp16.150 per kg.

Selanjutnya, harga beras kualitas super I menyentuh angka Rp17.650 per kg dan beras kualitas super II dipatok Rp17.150 per kg.

Selain beras dan bawang, harga kelompok cabai lain juga terpantau tinggi. Cabai merah besar mencapai Rp48.650 per kg, cabai merah keriting Rp47.250 per kg, dan cabai rawit hijau menyentuh Rp52.100 per kg.

Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar tercatat Rp38.350 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I stabil tinggi di angka Rp150.500 per kg dan daging sapi kualitas II berada di harga Rp142.350 per kg.

PIHPS turut merilis harga komoditas pemanis. Gula pasir kualitas premium tercatat seharga Rp20.400 per kg, sedangkan gula pasir lokal dijual Rp19.100 per kg.

Sementara itu pada komoditas minyak goreng, minyak goreng curah berada di harga Rp20.500 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I seharga Rp24.300 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II dijual dengan harga Rp23.450 per liter.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026